Trending

  • Senin, 3 Oktober 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Teroris Merajalela, Polri Imbau Masyarakat Waspada Pengumpulan Dana Berkedok Kemanusiaan

Teroris Merajalela, Polri Imbau Masyarakat Waspada Pengumpulan Dana Berkedok Kemanusiaan
Foto : polri.go.id

Penulisan: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen. Pol. Ahmad Ramadhan, mengimbau masyarakat agar mewaspadai modus pencarian dana yang dilakukan kelompok teroris. Hal ini dilakukan karena banyaknya teroris yang berhasil diamankan dalam waktu yang berdekatan.

"Berdasarkan hasil selidik dan sidik tindak pidana terorisme, ditemukan berbagai fenomena modus pengumpulan dana yang dilakukan oleh berbagai kelompok terorisme di Indonesia," kata Ramadhan dalam keterangan tertulis yang diterima TVRINews.com, di Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Baca Juga: Pertama Kali Berpasangan dengan Miyu Kato, Aldila Melaju ke Babak Kedua Perancis Terbuka 2022

Ramadhan menjelaskan, kelompok teroris yang tertangkap dalam waktu terdekat tersebut merupakan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan Anshor Daulah (AD) selaku pendukung Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Kelompok teroris JAD dan AD, merupakan yang aktif dalam menggalang dana dari masyarakat dengan berbagai modus atau alasan.

Kegiatan penggalangan dana yang dilakukan kelompok tersebut, nantinya akan digunakan untuk kegiatan yang mendukung kegiatan teroris seperti pemberangkatan para pejihad ke medan pertempuran, pelatihan teroris, dan juga untuk mendukung persembunyian para buronan, serta pembelian senjata dan lain-lain.

"Dinamika perkembangan teknologi secara global juga memengaruhi modus pencarian dana yang dilakukan kelompok terorisme terutama kelompok JAD dan AD selaku pendukung ISIS," ujar Ramadhan.

Baca Juga: Anak Sulung Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz Hilang di Sungai Aare Swiss

Sebelumnya, Densus 88 menangkap 24 tersangka terorisme di tiga lokasi berbeda.

"Dengan rincian 22 tersangka terorisme ditangkap di Sulawesi Tengah, satu di Bekasi, dan satu di Kalimantan Timur," kata Ramadhan, Selasa (17/5/2022). 

Kemudian, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror kembali menangkap satu terduga terorisme pada Senin (23/5) pukul 12.00 WIB di Malang, Jawa Timur.

"Tersangka memiliki keterlibatan seperti melakukan pengumpulan dana untuk membantu ISIS di Indonesia. Ia juga mengelola media sosial dalam rangka penyebaran materi-materi ISIS terkait tindak pidana terorisme," tutur Ramadhan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.