Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Redaksi Nasional

  • 0 Komentar

Mendag Zulhas Apresiasi Masukkan UNESCAP di TIIMM G20 Bali

Mendag Zulhas Apresiasi Masukkan UNESCAP di TIIMM G20 Bali
Mendag Zulhas Apresiasi Masukkan UNESCAP di TIIMM G20 Bali

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Badung

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasi atas kontribusi lembaga internasional UNESCAP PBB dalam mendukung agenda prioritas kelompok kerja perdagangan, investasi dan industri.

Lembaga ini memberikan masukan penting terkait isu perdagangan, investasi, dan industri terhadap pandemi dan arsitektur kesehatan global serta isu perdagangan digital dan rantai nilai global berkelanjutan. 

Hal itu disampaikan Mendag Zulkifli Hasan pada pertemuan dengan Sekretaris Eksekutif United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UNESCAP) Armida Salsiah Alisjahbana di Badung, Bali. 

Pertemuan dilakukan di sela Pertemuan ketiga Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) dan Trade, Investment, and Industry Ministerial Meeting (TIIMM) G20 di Nusa Dua, Badung, Bali.

“Saya menyampaikan apresiasi atas kesediaan secara langsung dan memberikan sambutan pada pertemuan tingkat menteri perdagangan, investasi dan industri. Kontribusi UNESCAP sangat berarti dalam menyukseskan Pertemuan Tingkat Menteri Perdagangan, Investasi dan Industri,” kata Mendag Zulhas, dikutip Kamis (22/9/2022). 

Sebagai informasi, UNESCAP adalah suatu organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bergerak di bidang pembangunan ekonomi dan sosial di kawasan Asia Pasifik. 

UNESCAP didirikan pada 1947 dan berkedudukan di Bangkok, Thailand. Saat ini UNESCAP beranggotakan 62 negara. 

Arah kerjasama antara Indonesia dengan negara anggota UNESCAP yaitu melalui Framework Agreement on Cross Border Paperless Trade Facilitation in Asia and the Pacific (FA-PT). 

Kerangka kerja tersebut telah disahkan pada Sidang ke-72 Komisi UNESCAP pada 15—19 Mei 2016 di Bangkok, Thailand. 

Implementasi kerangka kerja sama FA-PT searah dengan upaya Indonesia untuk memperlancar arus perdagangan, efisiensi sistem logistik yang sejalan dengan sistem Indonesia National Single Window (INSW).


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.