Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Trend Penyebaran Omicron Naik, Kapolri dan Menkes RI Tinjau Vaksinasi di Kubu Raya

Trend Penyebaran Omicron Naik, Kapolri dan Menkes RI Tinjau Vaksinasi di Kubu Raya
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi serentak se-Indonesia

Penulis : Darius Tarigan

TVRINews, Kubu Raya

 

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung vaksinasi serentak se-Indonesia dengan menghadiri secara langsung di Lapangan Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar), Rabu (19/1/2022).

Vaksinasi serentak tersebut melibatkan vaksinator dari TNI-Polri dan Dinas Kesehatan. Ditargetkan sebanyak 2.000 dosis terdistribusikan di Kubu Raya dan 24.000 dosis untuk wilayah Kalimantan Barat baik dosis pertama dan kedua dengan jenis vaksin menggunakan Sinovac, Astra Zeneca dan Pfizer. Vaksinasi menyasar orang dewasa dan anak usia 6 hingga 11 tahun.

"Masyarakat silahkan yang belum vaksin untuk segera vaksin. Pemerintah dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, Polri telah menyiapkan gerai-gerai vaksinasi. Yang sudah dua kali namun sudah lewat dari enam bulan silahkan daftar ikuti vaksin booster. Karena memang ada kecenderungan setelah enam bulan pasti tingkat imunitas atau kekebalan akan turun. Sehingga perlu ada booster ulang untuk tingkatkan lagi", ucap Sigit.

Sigit juga menjelaskan, yang harus diperhatikan lebih khususnya untuk wilayah yang sudah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Ia meminta agar pendidikan yang dilaksanakan secara tatap muka agar disesuaikan dengan aturan yang ada. Pihak penyelenggara proses belajar mengajar juga harus dapat menentukan tingkat keamanan jika dilaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen atau masih 50 persen

Pada kesempatan yang sama, Menteri Kesehatan RI Budi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, namun tidak panik dalam menghadapi Covid-19 varian Omicron. Ia juga memaparkan varian itu kini paling banyak terdeteksi di wilayah DKI Jakarta.

"Ciri-ciri Omicron kita akan lihat kenaikan kasus yang cepat dan tinggi. Kita sudah mulai lihat nasional naik dari 300 ke 1.400. Teman-teman harus terus waspada dan hati-hati tapi jangan panik," kata Budi.

Menghadapi varian Omicron kata Budi Gunadi Sadikin, masyarakat diminta harus untuk selalu waspada dan hati-hati tapi jangan sampai panik. Masyarakat dapat melaksanakan 3 hal untuk tidak terpapar varian Omicron ini.

"Yang perlu dilakukan ada 3 hal yaitu pertama maskernya jangan dilepas, kalau dilepas jauh-jauhan (jaga jarak) dengan temennya. Itu penting sekali. Kedua vaksin, yang belum vaksin dipercepat. Kalau ada keluarga belum divaksin segera vaksin. Ketiga, jangan takut untuk rutin dites, positif ketahuan tidak apa-apa. Segera lakukan isolasi agar tidak menular ke yang lain," tutup Menkes


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.