Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

PON

  • 0 Komentar

Atlet Anggota TNI AD Sumbang Emas Cabor Atletik 

Atlet Anggota TNI AD Sumbang Emas Cabor Atletik 
Atlet Anggota TNI AD Sumbang Emas Cabor Atletik 

Penulis: Fera Belinda

TVRINews, Mimika

Atlet I Ketut Martayasa menyumbangkan emas untuk Provinsi Bali pada cabor atletik nomor lari 800 meter putra dengan catatan waktu 1:54.49 detik pada PON XX yang digelar di Mimika Sport Complex (MSC), Rabu (13/10/2021).

Posisi kedua diraih Dewa Ekhwan Nudin dari Jawa Timur dengan catatan waktu 1:54.96 detik. Sedangkan atlet dari DKI Jakarta, Bilal Bilano harus puas di posisi ketiga dengan raihan waktu 1:55.12 detik.

Perjuangan I Ketut di ajang bergengsi empat tahunan di Indonesia ini tidak sia-sia, sebab dia sangat yakin dengan latihan yang ia jalani selama ini. Walaupun, dia mengaku tak menyangka dirinya bisa mencapai finis terdepan dan mendapat medali emas.

"Tidak nyangka lah, karena kekuatan kita sama, tapi saya yakin dengan latihan saya, saya bisa. Dan memang rezeki saya di PON tahun ini," ujarnya usai pengalungan medali, Rabu (13/10/2021)

Ketut menceritakan di awal lari, ia sengaja menyimpan tenaganya untuk memaksimalkan semua tenaganya di seratus meter terakhir.

"Meski dalam persiapan banyak kendala, akan tetapi itu tidak menjadi alasan bagi saya, karena memang saya fokus untuk ini," katanya.

Dari laman resmi PON XX 2021, diketahui I Ketut Martayasa merupakan anggota TNI AD aktif. Ia ingin mempersembahkan medali pertamanya untuk keluarga, pelatih dan juga kesatuannya.

Pada PON XIX 2016 di Jawa Barat I Ketut  juga pernah diturunkan di nomor yang sama, namun saat itu dirinya dalam kondisi cedera sehingga belum mampu menyabet medali. 

Berikut ini hasil final lari 800 meter putra:


I Ketut Martayasa, Bali, waktu 1:54:49 detik

Ekhwan Nudin, Jawa Timur, waktu 1:54:96 detik

Bilal Bilano, DKI Jakarta, waktu 1:55:12 detik

Budiman Hole, Banten, waktu 1:55:49 detik

Wempi Pelamonia, Maluku, waktu 1:56:03 detik

M. Habibullah, Banten, waktu 1:56:33 detik

Liu Ming Shen, DKI Jakarta, waktu 1:56:86 detik

Adhar, Papua, waktu 1:58:32 detik

Imran Nurdin, Papua, waktu 2:02:16 detik

Alberto Baransano, Papua, waktu 2:02:56 detik

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar