Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Metro

  • 0 Komentar

Berkasnya P21, Rizieq Shihab Terjerat 3 Kasus

Berkasnya P21, Rizieq Shihab Terjerat 3 Kasus
Berkasnya P21, Rizieq Shihab Terjerat 3 Kasus

Reporter: Nur Khabibi

TVRINews, Jakarta

Penyidik Bareskrim Polri menyerahkan Muhammad Rizieq Shihab dan tersangka lainnya ke Kejaksaan Agung (Kejagung), hari ini Senin (8/2/2021). Pelimpahan barang bukti dan tersangka atau tahap II itu dilakukan setelah seluruh berkas perkara dinyatakan lengkap (P21).

“Kita update informasi perkara-perkara yang ditangani oleh Bareskim. Seperti kita ketahui bersama Bareskrim menangani perkara yang terkait dengan protokol kesehatan. Pertama perkara Petamburan, kedua perkara Megamendung, Bogor, dan ketiga RS Ummi Bogor. Di mana di dalamnya terdapat 8 tersangka yaitu atas nama MRS beserta kawan-kawan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Senin (8/2/2021).

Penyidik ??menjerat Rizieq Shihab dan lima tersangka di kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) di Petamburan dengan Pasal 160 KUHP dan Pasal 216 KUHP. Ancaman pidana paling tinggi terletak di Pasal 160 mengenai tindak kekerasan dan tidak taat ketentuan undang-undang, dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun. 

Pada kasus kedua, dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di acara peletakan batu pertama di Pondok Pesantren Markaz Syariah Agrokultural, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, sebagai pemicu kerumunan di Megamendung, Rizieq jadi tersangka tunggal. 

Penyidik ??menerapkan Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit juncto Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 KUHP.

Pada kasus Rumah Sakit UMMI Bogor,
dugaan menghalang-halangi penanggulangan wabah terkait pelaksanaan tes swab di RS UMMI Bogor.

Polisi menetapkan tiga tersangka yakni Muhammad Rizieq Shihab, menantu Rizieq, Muhammad Hanif Alatas dan Direktur Utama RS UMMIBogor, Andi Tatat. Mereka dijerat Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Wabah Penyakit; Pasal 14 dan / atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana; dan Pasal 216 KUHP.

 

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.