Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Tingkatkan Layanan Kesehatan Publik dan Pendidikan Kedokteran, UNIB Bangun Rumah Sakit Pendidikan

Tingkatkan Layanan Kesehatan Publik dan Pendidikan Kedokteran, UNIB Bangun Rumah Sakit Pendidikan
Didukung anggaran pembangunan dari APBD Provinsi Bengkulu, Bappenas RI dan Saudi Found for Development (SFD), dengan total 64,9 juta US Dollar. Dengan rincian 85,5 persen dari SDF dan dana pendamping

Penulis : Agus Topo

TVRINews, Bengkulu

 

Rektor Universitas Bengkulu, Retno Agustina Ekaputri mengatakan total luas lahan Rumah Sakit Pendidikan yang akan dibangun tahun ini di Kota Bengkulu yakni seluas  6 hektar, sedangkan yang digunakan untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan seluas 2 hektar.

Pembangunan rumah sakit pendidikan tersebut akan dimulai tahun ini dan direncanakan selesai di tahun 2023 mendatang serta selanjutnya dioperasikan ditahun 2024 mendatang.

"Pihaknya saat ini sedang memasuki tahapan lelang pembangunan gedung rumah sakit pendidikan tersebut dan sesuai rencana bangunan gedungnya ada yang berlantai 2 hingga 6 lantai dan diharapkan tahun 2024 mendatang sudah dapat segera beroperasi untuk melayani kesehatan publik bengkulu serta sekaligus menjadi sarana praktek bagi mahasiswa fakultas kedokteran UNIB." Ujar Retno Agustina Eka Putri, Rektor UNIB.

Rektor UNIB menambahkan pembangunan Rumah Sakit Pendidikan tersebut 90 persen didanai oleh The Saudi Fund for Development (SFD) dan pemerintah memberikan dana sampingan 10 persen dengan total dana untuk pembanguan mencapai Rp.200 miliar lebih.

Sementara Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah mengatakan pembangunan rumah sakit pendidikan tersebut sudah digagas 4 tahun yang lalu dan alhamdulillah hari ini Selasa (15/3/2022), dilakukan Penandatanganan Prasasti dan Peluncuran Proyek (Groundbreaking), di Kampus IV UNIB/ lahan eks. RSUD Bengkulu.

Dikatakan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, pembangunan RS Pendidikan ini merupakan wujud pengembangan UNIB menjadi universitas besar dengan reputasi terbaik dengan berbagai pelayanan yang berkualitas.

"Diharapkan kawasan ini nanti akan menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan sekaligus pengembangan pendidikan tinggi yang berkualitas." Jelas Gubernur Rohidin.

Termasuk pembangunan rumah sakit pendidikan tersebut bagaimana mendesain daerah agar mampu menyediakan layanan publik, khususnya bidang kesehatan yang betul-betul representatif, sesuai kebutuhan zaman dan yang akan datang.

"Hari ini menjadi titik awal bahwa cita-cita besar itu akan dimulai kita wujudkan secara bersama-sama" Imbuhnya.

Didukung anggaran pembangunan dari APBD Provinsi Bengkulu, Bappenas RI dan Saudi Found for Development (SFD), dengan total 64,9 juta US Dollar. Dengan rincian 85,5 persen dari SDF dan dana pendamping dari anggaran pemerintah sebesar 14,5 persen. Sehingga total anggaran secara keseluruhan meliputi dana operasional mencapai 127,9 juta US Dollar.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.