Trending

  • Jumat, 2 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Tragedi Kanjuruhan, Menkopolhukam: Bukan Bentrok Antar Suporter

Tragedi Kanjuruhan, Menkopolhukam: Bukan Bentrok Antar Suporter
Menkopolhukam Mahfud MD

Penulis: Intan Kusumawardani

TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan bahwa insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, bukanlah bentrok antar suporter.
 
"Saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antara suporter Persebaya dengan Arema. Sebab pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton," kata Mahfud, Minggu (2/10/2022).
 
Mahfud mengatakan bahwa para korban itu umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, terinjak-injak, dan sesak nafas.
 
Sebelum mulainya pertandingan aparat kepolisian sudah mengantisipasi jam pertandingan agar dilaksanakan sore dan banyaknya jumlah penonton agar disesuaikan dengan kapasitas stadion, yakni 38.000 orang.
 
"Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42.000," ucap Mahfud.
 
Lebih lanjut, Mahfud mengatakan bahwa pemerintah telah melakukan perbaikan pelaksanaan pertandingan sepak bola dari waktu ke waktu dan akan terus diperbaiki.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.