Trending

  • Minggu, 25 September 2022

Hukum

  • 0 Komentar

KPK Tahan Hakim Agung 'SD' 

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati (SD), terkait dugaan suap penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA). Sudrajad ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka hari ini, Jumat (23/9).

"Saat ini tim penyidik kembali menahan satu tersangka yaitu SD untuk 20 hari pertama terhitung mulai tanggal 23 September 2022 sampai dengan 12 Oktober 2022 di Rutan KPK pada Kavling C1," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam jumpa pers di Kantornya, Jakarta, Jumat (23/9/2022).

Sebelumnya, KPK telah menetapkam 'SD' sebagai tersangka bersama sembilan orang lainnya. 
Berikut kesepuluh tersangka :

1. Sudrajad Dimyati (SD), Hakim Agung MA
2. Elly Tri Pangestu (ETP), Hakim Yustisial/Panitera Pengganti MA
3. Desy Yustria (DY), PNS Kepaniteraan MA
4. Muhajir Habibie (MH), PNS Kepaniteraan MA
5. NA, PNS MA
6. Albasri (AB), PNS MA
7. Yosep Parera (YP), pengacara
8. Eko Suparno (ES), pengacara
9. Heryanto Tanaka (HT), pihak swasta atau Debitur Koperasi Simpan Pinjam
10. Ivan Dwi Kusuma Sujanto (IDKS), pihak swasta atau Debitur Koperasi Simpan Pinjam

Hingga hari ini masih terdapat dua tersangka yang belum ditahan yaitu Debitur Koperasi Simpan Pinjam Intidana Ivan Dwi Kusuma Sujanto dan Heryanto Tanaka.

KPK membongkar kasus dugaan suap penanganan perkara di MA melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar di Jakarta dan Semarang pada Rabu (21/9) malam hingga Kamis (22/9) dinihari. Penindakan tersebut menindaklanjuti laporan masyarakat.

Dalam operasi senyap tersebut, tim KPK mengamankan uang Sin$205.000 dan Rp50 juta.

Adapun jumlah uang suap yang diserahkan secara tunai oleh Yosep dan Eko pada Desy selaku representasi Sudrajad Dimyati sekitar Sin$202.000 (ekuivalen Rp2,2 miliar).

Dari jumlah itu, Desy menerima sekitar Rp250 juta, Muhajir menerima sekitar Rp850 juta, Elly Tri menerima sekitar Rp100 juta, dan Sudrajad menerima sekitar Rp800 juta yang penerimaannya melalui Elly Tri.

Atas perbuatannya, Sudrajad, Desy, Elly, Muhajir, Nurmanto Akmal, dan Albasri selaku penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 12 huruf a atau b Jo Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Sedangkan Heryanto, Yosep, Eko, dan Ivan Dwi selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 atau Pasal 6 huruf a UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.