Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

16 Tahun Dikuasai Mafia Tanah, Kejati Bengkulu Berhasil Selamatkan Lahan Pemprov

16 Tahun Dikuasai Mafia Tanah, Kejati Bengkulu Berhasil Selamatkan Lahan Pemprov
16 Tahun Dikuasai Mafia Tanah, Kejati Bengkulu Berhasil Selamatkan Lahan Pemprov

Penulis: Agus Topo

TVRINews, Kota Bengkulu


Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu menyerahkan sertifikat tanah seluas 9,3 hektare, yang selama 16 tahun terbengkalai dan dikuasai mafia tanah, ke Pemerintah Provinsi Bengkulu, Jumat (8/4).

Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu Heri Jerman mengatakan penyerahan sertifikat tersebut merupakan bentuk sinergitas dan kolaborasi dalam mendukung Pemprov Bengkulu. 

Ia menyampaikan sebelumnya ada permohonan dari Pemprov kepada Intel Kejati Bengkulu terkait tanah aset Pemprov yang dikuasai pihak ketiga, yakni mafia tanah. 

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memberikan penghargaan kepada Ketua Satgas Pemberantasan Mafia tanah yakni Asintel Kejati Bengkulu Judhy Ismono atas keberhasilan timnya mengembalikan aset Pemprov Bengkulu berupa tanah seluas 9,3 hektar di Kawasan Pekan Sabtu, Kota Bengkulu.

"Ada beberapa aset kami yang selama ini bermasalah dan telah dilakukan proses pendampingan dari Kejaksaan Tinggi. Alhamdulillah sudah diukur ulang dan sudah keluar sertifikatnya. Tentu ini menjadi legal dan bisa kami manfaatkan untuk kepentingan yang lebih besar," kata Rohidin, Jumat (8/4/2022).

Sertifikat tanah tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Bengkulu Syafrianto kepada Gubernur Rohidin Mersyah, dengan disaksikan langsung oleh pihak Kejati Bengkulu dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Penertiban aset Pemprov Bengkulu tersebut bertujuan untuk memperbaiki sistem tata kelola barang milik daerah guna mewujudkan good and clean government," ujar Rohidin.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.