Trending

  • Selasa, 28 Juni 2022

Ekonomi

  • 0 Komentar

Transaksi dengan BUMN Capai Rp10,9 Triliun, Erick Thohir Dorong UMKM Naik Kelas

Transaksi dengan BUMN Capai Rp10,9 Triliun, Erick Thohir Dorong UMKM Naik Kelas
Transaksi dengan BUMN Capai Rp10,9 Triliun, Erick Thohir Dorong UMKM Naik Kelas

Penulis: Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berkomitmen membangun keseimbangan dan pemerataan ekonomi serta memastikan perekonomian kelas bawah bisa naik kelas.

Dalam menunjang hal itu, Kementerian BUMN mengadakan virtual ekspo Padi UMKM (Pasar Digital Usaha Mikro Kecil Menengah) tahap kedua. Adapun tahap pertama diselenggarakan pada 15-22 Februari 2021 dan diikuti oleh 224 UMKM binaan.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan bahwa hingga 31 Agustus 2021, tercatat sebanyak 142 ribu transaksi antara BUMN dengan melibatkan 10.100 UMKM. Adapun nilai dari transaksi tersebut tercatat sebesar Rp10,9 triliun. 

“Ini menunjukkan bagaimana kuatnya kolaborasi yang telah dibangun antara BUMN dengan UMKM,” kata Erick Thohir dalam peluncuran Pasar Digital UMKM Indonesia Virtual Ekspo secara daring, pada Senin (6/9/2021).

Ia menambahkan pada tahap pertama, Padi UMKM sukses mencatatkan 75 ribu transaksi. Erick optimis ajang pameran virtual tahap kedua dapat mendorong UMKM tersebut jadi lebih baik.

“Karena ajang ini juga menjadi pintu bagi BUMN mengenal variasi produk UMKM dan mitra pengampu, sekaligus membuka peluang mendapatkan pilihan agar harganya baik dan kualitas produknya bersaing,” katanya.

Erick berharap kolaborasi dan transaksi belanja BUMN dengan UMKM dari mitra pengampu dapat berjalan secara berkelanjutan. Selain itu, ia menilai jika BUMN bermitra dengan UMKM dapat meningkatkan penggunaan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebagaimana yang telah ditekankan pemerintah dengan kualitas standar yang telah ditetapkan.

Lebih lanjut ia mengatakan pada Padi UMKM tahap kedua ini terjadi peningkatan. Tercatat sebanyak 295 UMKM binaan mengikuti Padi UMKM tahap kedua tersebut.

“Jadi, ada peningkatan dari 244 ke 295,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dan berterima kasih karena banyaknya UMKM yang berpartisipasi dalam program Padi UMKM tersebut. Menurutnya, dengan bergabung di virtual ekspo itu para pelaku usaha menjadi bagian penting dari Padi UMKM yang telah menaungi 10.100 UMKM.

“Kami akan berusaha memberikan yang terbaik bagi para UMKM untuk mendapatkan kemudahan pembiayaan, kepastian pembayaran, akses pasar dan pembinaan yang berkelanjutan,” tutur Erick.

“Dengan kolaborasi ini, kita perkuat UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Saya juga ingin memastikan BUKN dengan UMKM bisa terus bekerja sama dan menjadi soko guru perekonomian indonesia untuk mencapai Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh,” lanjut Erick.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.