Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

Pemkab Merangin Tahun 2021 Fokus Pencegahan Kasus Stunting

Pemkab Merangin Tahun 2021 Fokus Pencegahan Kasus Stunting
Pemkab Merangin Tahun 2021 Fokus Pencegahan Kasus Stunting

Penulis: Mardon Junaedi

TVRINews, Merangin

Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Merangin sosialisasikan peraturan Bupati nomor 21 tahun 2021 tentang peran desa dalam pencegahan dan penurunan stunting di Aula Bappeda Merangin. 

Setelah menjadi yang terbaik untuk penurunan angka stunting di Provinsi Jambi pada 2020, Pemkab Merangin yang kembali ditetapkan menjadi lokasi fokus (lokus) penurunan stunting 2021, akan fokus pada pencegahan.

Bupati Merangin Mashuri mengatakan pencegahan stunting akan dilakukan di tingkat desa hingga  kecamatan.  Untuk itu perlu kerja keras dan dukungan semua pihak dan OPD terkait.

Dijelaskan Mashuri, ada enam langkah strategis Pemkab Merangin yang akan dilakukan diantaranya penetapan kewenangan desa dalam mendukung pencegahan dan penurunan stunting, yakni meningkatkan alokasi dana desa untuk program kegiatan yang mendukung pencegahan penurunan stunting di tingkat desa, melatih dan mendanai kader agar dapat memfasilitasi kegiatan ini, serta membangun komitmen publik dalam kegiatan pencegahan stunting yang terintegrasi di Merangin.

‘’Awalnya angka stunting kita tinggi, makanya 2020 Merangin jadi lokus penurunan stunting. Alhamdulillah berkat kerja keras kita semua pada 2020 itu, Merangin mampu menurunkan angka stunting 58 persen dan jadi yang terbaik di Jambi,’’ujar Bupati.

Mashuri memastikan pemkab berkomitmen dalam penurunan dan pencegahan stunting yang dibuktikan terus terjadi penurunan kasus stunting setiap tahun. 

Untuk lokus 2021 lanjut bupati, pencegahan stunting akan digenjot dari tingkat desa, lalu ke tingkat kecamatan, tapi penurunan juga dilakukan. Mashuri yakin ini akan berhasil, mengingat Merangin sebelumnya telah melakukan delapan aksi.

Delapan aksi konvergensi percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting secara terintegrasi  dengan lintas sektor itu, baik pemerintah daerah, desa, masyarakat, akademisi, BUMN, perusahaan dan pelaku usaha.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.