Trending

  • Rabu, 29 Juni 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Kontingen Peparnas XVI: Masyarakat Papua Ramah, Tak Seperti yang Dibayangkan

Kontingen Peparnas XVI: Masyarakat Papua Ramah, Tak Seperti yang Dibayangkan
Para atlet yang berlaga di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI mengaku senang dan puas mengikuti kompetisi multicabang tingkas nasional tersebut di Provinsi Papua.

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Kab. Jayapura

Para atlet yang berlaga di Pekan Paralimpik Nasional XVI mengaku senang dan puas mengikuti kompetisi multicabang tingkat nasional tersebut di Provinsi Papua.

Salah satunya atlet tenis meja kelahiran Jakarta, Ida Yani mengatakan, ia dan kontingen yang lain sangat senang dan terkesan dengan keramahan orang Papua.

“Ini yang pertama kali saya ke Tanah Papua, dan ternyata orang sini sangat ramah tamah," kata Ida di lokasi penjualan pernak pernik khas Papua, di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Senin (15/11).

Ida menjelaskan persepsinya tentang Papua berubah ketika ia menginjakkan kaki di Bumi Cendrawasih, karena Papua tidak seperti yang digambarkan di media sosial. 

"Orang-orang di Papua sangat ramah dan sangat baik. Kami puas dengan kenyamanan dan keramahan yang kami terima. Banyak orang di luar sana bilang bahwa masyarakat sini kasar-kasar, namun sampai saat ini saya belum melihat ada orang Papua yang kasar-kasar," ujar Ida.

Di sela-sela perlombaan yang diikutinya, Ida menyempatkan diri berjalan-jalan dan berbelanja. Karena ia ingin mencari buah tangan yang bisa dibawanya pulang, dan menyinggahi tempat para Mama Papua berjualan.

“Kami sempat singgah untuk beli oleh-oleh dari Mama Papua yang berjualan noken dan hiasan lainnya," ucapnya.

Sebagai informasi, pada Peparnas XVI Papua kemarin telah diikuti oleh 1.935 atlet dari 33 provinsi yang bertanding pada 12 cabang olahraga di 12 venue yang terdapat di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.