Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Hukum

  • 0 Komentar

KPK Tetap Periksa Sejumlah Saksi Terkait Tiga Perkara

KPK Tetap Periksa Sejumlah Saksi Terkait Tiga Perkara
KPK Tetap Periksa Sejumlah Saksi Terkait Tiga Perkara

Reporter: Nur Khabibi

TVRINEWS, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemeriksaan saksi ketik polemik status 75 pegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) dan menjadi salah satu syarat beralih menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Sebelumnya, 75 pegawai yang tak lolos TWK dinonaktifkan dari tugas pokok yang diembannya. Selanjutnya tugas tersebut diserahkan kepada atasan masing-masing.

Setidaknya, KPK mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi terhadap tiga perkara. Tempat pemeriksaan terbagi menjadi dua tempat, dengan rincian dua pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan dan satu pemeriksaan di Kantor Kepolisian Resor Maros Provinsi Sulawesi Selatan.

"Tim Penyidik KPK mengagendakan pemanggilan saksi untuk tersangka APA (Angin Prayitno Aji) dkk terkait dugaan TPK penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pemeriksaan perpajakan tahun 2016 dan 2017 pada Direktorat Jenderal Pajak: Wawan Ridwan (Kepala KPP Pratama Bantaeng Sulsel - Pemeriksa Pajak Madya, Dit P2 periode 2014-2019 /Supervisor)," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri, Jumat (21/5/2021).

"Selanjutnya bertempat di Polres Maros, Tim Penyidik KPK mengagendakan pemanggilan saksi untuk Nurdin Abdullah dan kawan-kawan  terkait penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020-2021   Riski Anreani      (Mahasiswa), Andi Kemal Wahyudi (Wiraswasta), dan Henny Dhiah Tau Rustiani (Wiraswasta)," ucap Ali menambahkan.

Kemudian di Kantor Kepolisian Resor Maros, KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap tiga saksi atas tersangka Handoko Setiono dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri (Multi Years) di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau tahun anggaran 2013-2015. Tiga saksi tersebut ialah Parlindungan Marpaung (Senior Litigasi PT. Bank China Construction Bank Indonesia, Tbk), Siprianus Muryianto (karyawan swasta), dan Yuvianti Lubis (karyawan hotel).

Editor: Eggi Paksha

 


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.