Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

"Gonceng" Transportasi Online Beri Perlindungan Bagi Pengemudi dan Penumpang

"Gonceng" Transportasi Online Beri Perlindungan Bagi Pengemudi dan Penumpang
"Gonceng" Transportasi Online Beri Perlindungan Bagi Pengemudi dan Penumpang

Penulis : Nyongky Malelak 


TVRINews, Kupang

Situasi pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, tak dipungkiri memporak-porandakan perekonomian hampir semua negara, termasuk Indonesia. Banyak angkatan kerja terpaksa dirumahkan, yang berakibat tingginya angka pengangguran.

Namun, di tengah situasi yang serba tidak pasti, tidak menyurutkan niat seorang pemuda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membuka lapangan.

Antonius Bethan, membuka lapangan kerja berbasis teknologi yang bergerak di moda transportasi darat, yang dinamai "Gonceng". 

"Gonceng" merupakan transportasi online berbasis aplikasi. 

"Kita ingin membuat sesuatu yang berbeda dan membantu pemerintah mengurai masalah pengangguran serta meningkatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19," kata CEO Gonceng, Antonius Bethan. 

Menurut Antonius, membantu meningkatkan ekonomi masyarakat tidak harus mengajak mereka menjadi pengusaha besar, tetapi dengan cara yang sederhana. 

"Gonceng ini selain merupakan lapangan kerja bagi teman - teman kita yang di-PHK, tetapi bagian dari pada pelayanan. Antar - jemput orang pakai sepeda motor atau mobil itu kan pelayanan, namun ada nilai ekonomisnya," tandas Antonius. 

Namun, Gonceng berbeda dari transportasi online berbasis aplikasi lainnya, yang selama ini sudah dikenal masyarakat luas di Indonesia.

Sebagai bentuk perlindungan kepada para pengemudi dan pengguna jasa Gonceng, Antonius menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan Jasa Raharja. 

"Ini kami lakukan untuk memberikan perlindungan bagi konsumen dan juga bagi driver yang bernaung di bawah Gonceng," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Nusa Tenggara Timur, Naajwin, menjelaskan, pihaknya akan memberikan pelayanan sesuai UU No.33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, 

"Untuk saat ini angkutan umum masih dikhususkan untuk kendaraan roda empat," ujar Nasjwin. 

Dengan demikian, perlidungan yang diberikan kepada Gonceng adalah pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat atau mobil. 

Terkait jaminan kesehatan dan keselamatan kerja, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kupang, Christian Natanael Sianturi, mengapresiasi langkah CEO Gonceng yang memproteksi semua pengemudi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan memastikan semua mitranya terlindungi. 

"Ini sebuah terobosan yang luar biasa, karena aplikator lain baru sebatas menganjurkan, sementara beliau (CEO) mengatakan semua driver tu harus masuk," kata Christian. 

Dia menjelaskan, para pengemudi Gonceng akan didaftarkan sebagai pekerja bukan penerima upah. 

"Kami gak hanya roda empat, roda dua pun bisa kita lindungi drivernya," jelas Christian. 

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya melayani para pekerja kantoran dan lainya tetapi semua orang yang ingin mendapat perlindungan bisa dilayani. 

"Jadi petani, nelayan, tukang ojek, tukang becak, dan lainnya bisa mendaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran sebesar Rp16,800 per bulan," tutup Christian. 

Kendati baru terbentuk, Gonceng diharapkan dapat diterima dan membantu menyelesaikan masalah tingginya permintaan akses transportasi di NTT. Untuk sementara, jasa Gonceng baru dapat digunakan di wilayah Kupang.


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.