Trending

  • Minggu, 25 September 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Menuju Hub Internasional, Bandara Kualanamu Buka 7 Rute Baru Internasional

Menuju Hub Internasional, Bandara Kualanamu Buka 7 Rute Baru Internasional
Foto: Istimewa

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta
Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara akan membuka 7 rute penerbangan internasional dari dan ke Asia Selatan pada akhir tahun ini. Hal ini sejalan dengan dikelolanya Bandara Kualanamu oleh PT Angkasa Pura Aviasi (APA).

APA merupakan perusahaan yang mayoritas sahamnya dimiliki PT Angkasa Pura II (AP II). Selain AP II, GMR Group (GMR dan Aeroport de Paris) juga menjadi pemegang saham.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pengelolaan Bandara Kualanamu oleh APA ini merupakan bagian dari upaya melakukan perbaikan ekosistem transportasi, tidak hanya mobilitas manusia, namun juga rantai pasok.

Pengelolaan Bandara Kualanamu oleh APA, jelas Erick, dapat menjadikan Bandara Kualanamu sebagai hub internasional guna mendorong Sumatera Utara sebagai pusat pariwisata dan kargo.

"Pak Budi (Menteri Perhubungan) dan saya serius memperbaiki rantai pasok. Kerja sama (di Bandara Kualanamu) adalah kerja sama yang kita tekankan bagaimana Sumatera Utara penting kita dorong sebagai pusat pertumbuhan baru ekonomi Indonesia," kata Erick, Kamis (7/7/2022).

Setelah dikelola PT Angkasa Pura Aviasi, ada tiga langkah pengembangan yang akan dilakukan agar kapasitas bandara ini dapat menampung penambahan traffic internasional. Melihat ada potensi rute baru untuk penerbangan langsung dari India dan negara Asia selatan yang dibuka.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menjelaskan hal pertama yang akan dilakukan usai dikelola oleh PT Angkasa Pura Aviasi adalah memastikan ada penambahan traffic.

"Memastikan penambahan traffic Bandara Kualanamu dalam hal rute Indonesia dan Asia Selatan itu India, Banglades, Sri Lanka, Pakistan dan sekitarnya," ucap Awaluddin dalam acara Commercial Operating Date PT Angkasa Pura Aviasi, di Sarinah, Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Awaluddin menjelaskan langkah pertama yang akan dilakukan adalah penambahan 7 rute internasional menuju Kualanamu, sehingga bandara di Sumatera Utara ini bisa memposisikan sebagai international hub.

Dalam waktu 24 bulan kedepan, juga akan dilakukan perluasan kapasitas terminal internasional menjadi 15 juta orang dari posisi saat ini 8 juta orang.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.