Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Hukum

  • 0 Komentar

Polisi Tangkap Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil di Puspiptek Tangsel

Polisi Tangkap Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil di Puspiptek Tangsel
Polisi Tangkap Pencuri Bermodus Pecah Kaca Mobil di Puspiptek Tangsel

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta


Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menangkap satu dari dua pencuri dengan modus memecahkan kaca kendaraan, yang beraksi di Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan pelaku dengan inisial 'DS' (35 tahuy) ditangkap di Kawasan Kampung Mekar Jaya, Bogor.

“Tersangka DS sudah kami amankan, kemudian masih ada satu pelaku lain, inisialnya T yang saat ini masih dikejar dan ditetapkan sebagai DPO,” kata Zulpan di Jakarta, Selasa (24/5/2022).

Zulpan menjelaskan, tersangka 'DS' memiliki peran sebagai eksekutor yang memecahkan kaca mobil dan mengambil barang berharga milik korban.

“Dia menggunakan satu buah alat pemecah kaca dan satu buah senter mini yang sudah disiapkan,” ucap Zulpan.

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan kasus pencurian yang dialami oleh korban berinisial 'M' pada Senin (14/5/2022). 

Pada saat kejadian, korban tengah berkunjung ke kediaman rekannya dan ia memarkirkan kendaraannya di lokasi kejadian.

“Korban memarkirkan kendaraan di TKP dalam kondisi terkunci. Kemudian di dalam mobil tersimpan satu buah tas berisi berbagai barang berharga,” ujar Zulpan.

Ketika korban lengah, kedua tersangka yaitu 'DS' dan 'T' mulai menjalankan aksinya, dengan memecahkan kaca kendaraan dan mengambil barang berharga di dalamnya.

“Barang tersebut disimpan di bagian depan kendaraan tersebut. Ketika korban hendak melihat mobilnya, ternyata bahwa kendaraan kaca kiri dalam keadaan pecah,” tutur Zulpan.

Korban langsung melapor ke Polres Tangerang Selatan. Polisi menelusuri kamera CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi. 

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ancaman pidana 9 tahun penjara.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.