Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Lewat Tol Laut, 1,3 Juta Liter Minyak Goreng Kemasan Rakyat Diantar ke Indonesia Timur

Penulis: Nisa Alfiani

TVRINews, Jakarta
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyaksikan langsung peluncuran distribusi program mobilisasi minyak goreng kemasan rakyat “Minyakita” bersama Menteri Perdagangan Zulfikli Hasan, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/8). 

"Kapal tol laut ini turut memobilisasi minyak goreng kemasan rakyat ke wilayah Indonesia Timur. Sebanyak 1.200 Ton atau sekitar 1,3 juta liter minyak goreng kemasan diangkut menggunakan kapal tol laut KM. Kendhaga Nusantara 12, dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju ke sejumlah daerah di wilayah Timur Indonesia, di antaranya yakni ke Papua, Maluku, dan NTT," jelas Budi.

Budi mengapresiasi upaya yang dilakukan jajaran Kemendag dan pihak terkait yang telah menginisiasi dan mendukung upaya menstabilkan harga minyak goreng di wilayah Indonesia Timur.

Sementara, Mendag Zulkifli Hasan menjelaskan, harga rata-rata minyak goreng kemasan sederhana di Jawa dan Bali sudah mencapai Rp 13.000 per liter.  

Untuk Wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi, sebagian sudah Rp 14.000 per liter dan ada yang telah menyentuh angka Rp 13.500 per liter. 

“Hari ini dikirim 1200 ton atau 1,3 juta liter minyak goreng kemasan sederhana  ke Papua, Papua Barat, Maluku, NTT. Kita menggunakan tol laut sehingga biaya transportasi lebih ringan. Sehingga di daerah Timur Indonesia bisa menikmati minyak kemasan sederhana seharga Rp.14.000 per liter," ucap Zulkifli. 

Pendistribusian minyak goreng dilaksanakan melalui Program Gerai Maritim, bersinergi dengan Program Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) Ke Wilayah 3TP yang merupakan sinergi dari Kemendag, Kemenhub, dan ID FOOD selaku BUMN pangan pemasok MinyaKita, serta PT Bina Karya Prima (BKP) selaku produsen minyak goreng.

Dengan upaya ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga barang/logistik seperti minyak goreng, khususnya di daerah wilayah terpencil, tertinggal, terluar dan perbatasan (3TP).


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.