Trending

  • Sabtu, 20 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Inilah Motif Pemilik Ratusan Pot Ganja Hidroponik di Brebes

Inilah Motif Pemilik Ratusan Pot Ganja Hidroponik di Brebes
Inilah Motif Pemilik Ratusan Pot Ganja Hidroponik di Brebes

Reporter: Riana Rizkia

TVRINews, Jakarta

Satuan reserse narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Barat mengungkap kasus budidaya ganja hidroponik dengan barang bukti sebanyak 300 pot tanaman ganja. 

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, pengungkapan tersebut berawal dari penangkapan tersangka berinisial TM dengan barang bukti sebanyak 3,8 gram ganja.

Berdasarkan penangkapan TM , petugas melakukan pengembangan dan langsung menangkap tersangka lainnya yaitu HF sebagai kurir. Dari dia diamankan barang bukti sebanyak 38 gram ganja. 

Dari penangkapan dua tersangka, petugas kembali melakukan pengembangan. Alhasil terungkap budidaya tanaman ganja hidroponik di Brebes,  Jawa Tengah. Sebanyak 300 pot, hanya 200 yang tumbuh  ganja diamankan petugas. 

"Kita juga amankan barang bukti alat penyemprot pupuk," kata Ady di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (9/6/2021). 

Diketahui, penanam ganja hidroponik tersebut berinisial SY. Kepada penyidik, dia mengaku hanya diperintah untuk menanam saja. 

Kapolres Jakarta Barat menyebut penanam modal sekaligus orang yang menyuruh SY untuk budidaya ganja adalah OH. 

"OH pemodal atau produsen yg memberi perintah menanam ganja, kita tangkap OH, ada barang bukti biji ganja dan 29 linting ganja," ucap Ady. 

OH menanam ganja tidak untuk diperjualbelikan dan hanya dijadikan konsumsi pribadi. Ady menyebut tersangka OH sempat menanam ganja di Majalengka tapi tidak tumbuh. 

Motif pelaku menanam ganja untuk konsumsi pribadi masih didalami petugas. 

"Ekonomi pelaku cukup memadai, kenapa dia memilih menanam ganja dibanding beli?. Itu sedang di dalami karena ini unik," tuturnya. 

Ady menerangkan, total berat ganja yang ditanam seberat 40 kg dari 200 pot yang disita. Tapi semua ganja hidroponik belum ada yang dipanen pelaku. 

"Belum pernah panen, kemungkinan usia ganja baru 2-3 bulan. Usia 7 bulan baru bisa panen ganja ini," ucap Ady. 

Atas perbuatannya, TM dijerat dengan pasal penyalahgunaan narkoba yakni pasal 127 UU  Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Sedangkan pelaku HF, SY dan UH dikenakan pasal 114 ayat 2 sub 111 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.