Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Metro

  • 0 Komentar

Damkar Jakarta Timur Kerahkan 7 Mobil Pompa Sedot Banjir Cipinang Melayu

Damkar Jakarta Timur Kerahkan 7 Mobil Pompa Sedot Banjir Cipinang Melayu
Damkar Jakarta Timur Kerahkan 7 Mobil Pompa Sedot Banjir Cipinang Melayu

Reporter: Christhoper N.Raja

TVRINews, Jakarta 

Berbagai upaya  dilakukan petugas gabungan untuk menyelamatkan masyarakat dari bencana banjir di Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur. Minggu (21/2/2021), petugas pemadam kebarakan memompa air yang merendam pemukiman maupun jalan. 

Kasudin Damkar Jakarta Timur, Muchtar Zakaria menyampaikan, banjir yang terjadi di Cipinang Melayu ini terjadi sebanyak dua kali.

"Waktu hari Jumat (19/2/2021) malam kemarin banjir sempat surut, akan tetapi saat itu di (Pintu Air) Sunter Hulu Siaga II, ditambah lagi hujan deras, sehingga air datang lebih tinggi lagi waktu hari Sabtu-nya (20/2/2021),”kata Muchtar Zakaria, Minggu (21/2/2021).

Saat ini, pihak Damkar sedang mengupayakan penyedotan air dengan ketinggian kurang lebih 100 cm yang menggenangi wilayah Cipinang Melayu

 “Damkar melakukan upaya penyedotan mengurangi debit air yang ada lingkungan maupun perumahan di wilayah ini. Kita kerahkan 7 unit mobil pompa dengan kapasitas 3.000 liter per menit, ada yang 6.000 liter per menit,” jelasnya.

Muchtar menyatakan, pihaknya sedang fokus untuk mengevakasi warga sedang mungkin masih terjebak banjir. 

“Sekarang kita fokus evakuasi warga, saat ini sudah 250-300 warga sudah berhasil dievakuasi. Kendala evakuasi yang terjadi adalah pada saat masuk ke gang yang kecil-kecil letaknya menurun, saat permukaan air yang cukup tinggi, saat penggunaan perahu karet perlu ekstra hati-hati karena bisa bergesekan dengan atap rumah warga yang terbuat dari seng asbes, belum lagi pagar besinya yamg mungkin lancip tajam, karena kita tidak mengetahui medan jalur yang biasa digunakan oleh warga,” terangnya. 

 


Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar