Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Metro

  • 0 Komentar

4 Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Kota Cirebon Kurangi Jam Belajar

Penulis : Makmur Hamdallah
TVRINews, Cirebon

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kota Cirebon Jawa Barat, menerapkan mekanisme pengurangan jam kegiatan belajar mengajar (KBM) setelah empat siswanya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kita perbarui mekanisme kegiatan belajar mengajar di sekolah, yang tadi 1 jamnya 40 menit sekarang dikurangi menjadi 35 menit saja," kata Daryo Susmanto, Wakasek Humas SMPN 1 Kota Cirebon saat dikonfirmasi TVRINews.com, Senin (31/1/2022).

Lebih lanjut, Daryo Susmanto menjelaskan demi mengurangi penularan Covid-19, pihaknya memberikan jeda waktu untuk siswa masuk dan pulang sekolah.

"Saat ini tracing terhadap siswa dan guru juga masih terus dilakukan dengan Test Swab untuk mencegah lebih luasnya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah," ujarnya.

Meskipun ada siswa yang positif Covid-19, Daryo Susmanto mengatakan bahwa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) masih diperbolehkan 100 persen.

"Kami sudah koordinasi dengan Dinas pendidikan Kota Cirebon terkait, mereka memperbolehkan untuk PTM boleh 100 persen, namun tetap dengan prokes ketat," kata Daryo.

Sementara itu, lokasi 3 ruang kelas siswa yang terkonfirmasi Covid-19 masih tutup dan 120 siswa dialihkan mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Penutupan 3 ruang kelas yang terdapat siswa terkonfirmasi covid-19 dilakukan selama 5 hari, untuk sterilisasi. Namun kelas lain tetap belajar seperti biasa," tutur Daryo.

Pihak juga sekolah mengimbau lewat wali kelas atau orang tua siswa apabila anak suhu badannya tinggi untuk tidak berangkat terlebih dahulu dan selalu menerapkan protokol kesehatan.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.