Trending

  • Kamis, 11 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Indonesia Tempati Peringkat ke-4 Jumlah Vaksinasi Covid-19 Terbanyak di Dunia

Indonesia Tempati Peringkat ke-4 Jumlah Vaksinasi Covid-19 Terbanyak di Dunia
Mentri kesehatan, Budi Gunadi Sadikin

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

 

Indonesia masuk dalam jajaran 5 besar negara dengan jumlah vaksinasi Covid-19 terbanyak di dunia. Dengan cakupan vaksinasi sebanyak 166,65 juta sasaran, Indonesia menempati urutan ke-4 diatas Cina, India, dan Amerika Serikat, diikuti Brazil pada peringkat ke-5.

“Berdasarkan data Our World in Data per tanggal 4 Januari 2022, Indonesia sudah menyuntikkan vaksin Covid-19 sebanyak 283.554.361 dosis. Capaian ini berhasil mengantarkan Indonesia menjadi satu dari lima negara dengan cakupan vaksinasi terbanyak di dunia,” kata Budi, Jumat (07/01/2022).

Mantan Wakil Menteri BUMN ini menekankan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan dan upaya bersama dari seluruh elemen bangsa dalam menyukseskan program vaksinasi nasional untuk mengakhiri pandemi di Tanah Air.

Untuk itu, Menkes memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sehingga bisa berjalan dengan baik. Pemerintah akan terus mengejar cakupan vaksinasi nasional bagi 208,2 juta penduduk yang ditargetkan akan selesai pada Maret atau April mendatang.

Demi mengejar itu, Budi memastikan stok vaksin Covid-19 dalam negeri aman. Meski, ada tambahan jumlah sasaran, yakni anak usia 6-11 tahun serta tambahan untuk vaksinasi booster (dosis ketiga) pada 12 Januari mendatang. Ia tetap yakin bahwa jumlah vaksin yang tersedia masih mencukupi.

“Sekarang kita ada stok vaksin sekitar 140 juta dosis, Kita targetkan kecepatan vaksinasi kita 50 juta sasaran dalam kurun waktu satu bulan. Kita juga sudah siapkan untuk vaksinasi booster untuk mengantisipasi Omicron. Jadi dipastikan stoknya masih ada,” ujar Budi.

Meski jumlah populasi yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 terus meningkat, Budi mengingatkan bahwa ancaman penularan Covid-19 masih ada di sekitar masyarakat. Dengan munculnya varian Omicron, ia menekankan agar vaksinasi harus terus berjalan untuk  mempercepat tercapainya herd immunity.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.