Trending

  • Kamis, 1 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Respon Pernyataan Jokowi, Kuasa Hukum : Kami Hormati, Tapi Lukas Enembe Sakit

Respon Pernyataan Jokowi, Kuasa Hukum : Kami Hormati, Tapi Lukas Enembe Sakit
Tim Kuasa Hukum Lukas Enembe

Penulis : Ridha Gemelli Sitompul 

TVRINews, Jakarta 
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya angkat bicara soal kasus hukum yang menjerat Gubernur Papua, Lukas Enembe. Jokowi mengimbau, Enembe menghormati proses hukum yang berjalan di KPK. 

Baca Juga: Jokowi Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Pakistan

Merespon imbauan Presiden Jokowi, pihak Enembe yang diwakili Tim Kuasa Hukumnya mengatakan bahwa kliennya belum bisa memenuhi panggilan KPK karena sakit. 

“Kita menghormati Bapak Presiden mengatakan seperti itu. Tapi Bapak Presiden tahu bahwa Bapak Lukas sakit, kita menunggu sampai beliau sembuh. Karena salah satu syarat orang diminta keterangan (adalah) harus sehat, kalau sakit bagaimana mau datang,” kata Stefanus Roy Rening, salah satu kuasa hukum dari Lukas Enembe dalam jumpa pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022). 

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta Gubernur Papua Lukas Enembe atau pihak manapun agar menghormati panggilan KPK. Imbauan ini sampaikan karena sampai saat ini Enembe tak kunjung memenuhi 2 kali panggilan pemeriksaan yang dilayangkan KPK.

“Saya sudah sampaikan agar semuanya menghormati panggilan KPK dan hormati proses hukum yang ada di KPK,” kata Presiden Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. 

Baca Juga: Kunjung Turki, TNI AD Lakukan Kerjasama Militer

Jokowi pun menegaskan bahwa semua masyarakat sama di mata hukum. 

“Saya kira proses hukum di KPK semua harus hormati. Semua sama di mata hukum,” ujarnya.

KPK sebelumnya menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka atas dugaan menerima suap dan gratifikasi terkait pembangunan infrastruktur di Papua.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar