Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Jalin Kerja Sama dengan Brunei Darussalam, Menparekraf Buka Peluang Tingkatkan SDM

Jalin Kerja Sama dengan Brunei Darussalam, Menparekraf Buka Peluang Tingkatkan SDM
Jalin Kerja Sama dengan Brunei Darussalam, Menparekraf Buka Peluang Tingkatkan SDM

Penulis: Ridha Gemelli Sitompul

TVRINews, Jakarta
Menparekraf Sandiaga Uno menerima audiensi Menteri Luar Negeri II Brunei Darussalam Dato Seri Setia Haji Erywan, di Jakarta, pada Selasa (16/8) kemarin. 

Adapun, di kesempatan itu keduanya membahas kondisi terkini pariwisata dan ekonomi kreatif serta berbagai peluang kerja sama dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja. 

Salah satunya melalui penjajakan kerja sama peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia dengan standar kompetensi tenaga profesional bidang pariwisata. 

"Kami mengapresiasi dan menyambut terbuka rencana dan peluang kerja sama ini. Kami memiliki enam Poltekpar (Politeknik Pariwisata) salah satunya di Bali, yang lulusannya banyak menghasilkan tenaga andal pariwisata. Seperti chef-chef terbaik, dan banyak juga yang terserap oleh industri," kata Menparekraf dalam rilisnya, Rabu (17/8/2022). 

Baca Juga: Menparekraf Terus Percepat UMKM Ekraf Masuk E-Katalog Pemerintah Agar Bisa Naik Kelas 

Dan di kesempatan itu juga, Menparekraf Sandiaga mengundang investor dari Brunei Darussalam untuk dapat menanamkan investasinya di berbagai proyek strategis pariwisata seperti di 5 destinasi super prioritas dan berbagai kawasan ekonomi khusus. 

"Saya juga mengundang partisipasi delegasi Brunei Darussalam untuk hadir di World Tourism Day juga World Creative Conference Economy di Bali yang jadi bagian dari Presidensi G20 Indonesia," ujar Sandiaga. 

Menteri Luar Negeri II Brunei Darussalam Dato Seri Setia Haji Erywan menyambut baik dan mengapresiasi keterbukaan dari Kemenparekraf dalam upaya kerja sama dalam mendorong kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. 

"Banyak hal yang dapat kita bisa kerjakan bersama. Tidak hanya pariwisata, tapi bagaimana juga mendorong perdagangan dan investasi kedua negara," kata Dato.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.