Trending

  • Sabtu, 3 Desember 2022
  • Bahasa

Nasional

  • 0 Komentar

Setelah 2 Tahun Dilarang, Muhadjir Effendy: 80 Juta Orang Akan Mudik Lebaran

Setelah 2 Tahun Dilarang, Muhadjir Effendy: 80 Juta Orang Akan Mudik Lebaran
Foto : Menko PMK tinjau kesiapan Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Banten, Jumat (8/4/2022)

Penulis: Ahmad Richad
TVRINews, Jakarta

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengungkapkan bahwa diprediksi ada lebih dari 80 juta warga akan mudik ke kampung halaman menjelang lebaran nanti.

Muhadjir mengatakan besarnya jumlah pemudik ini karena sudah dua tahun mereka dilarang pemerintah akibat pandemi Covid-19. Sekarang pemerintah sudah memutuskan cuti bersama sehingga masyarakat bisa mudik lebaran tahun ini.

“Karena sudah dua tahun tidak mudik, Seperti yang disampaikan Menhub, hasil survei Kemenhub untuk pelaku mudik nanti jumlahnya diperkirakan diatas 80 juta orang. Maka dari itu kita berupaya jauh-jauh hari untuk menyiapkannya,” kata Muhadjir saat konferensi pers, pasca peninjauan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) dan Stasiun Pasar Senen, dikutip Jumat (8/4/2022).

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Presiden telah menyetujui mudik diperbolehkan dan meminta instansi terkait agar pelaksanaan perjalanan mudik tahun ini, diatur secara tepat dan ketat sehingga tidak menimbulkan risiko-risiko yang tidak perlu dan masyarakat bisa mudik dengan selamat sampai tujuan.

“Kita harus mempersiapkan sebaik-baiknya aturan mudik, karena masih di dalam masa pandemi. Meskipun kasus sudah menurun tapi waspada kita harus tetap tinggi,” kata Muhadjir.

Muhadjir mengecek seluruh kesiapan transportasi mulai dari prosedur yang disiapkan baik di bandara maupun stasiun.

"Tadi kami cek semuanya, termasuk gerai untuk vaksinasi baik dosis 1 dan 2, maupun booster yang menjadi persyaratan perjalanan bagi mereka yang akan mudik," ujarnya.

“Kami juga mengecek kondisi pesawat dan keretanya. Kita ingin betul nanti untuk supervisi pemeriksaan terhadap kondisinya harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh sehingga jangan sampai ada kejadian yang tidak diharapkan selama mudik. Baik pemberangkatan maupun baliknya,” ucap Muhadjir Effendy.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.