Trending

  • Minggu, 2 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Antisipasi Potensi Konflik, Mendagri Minta TNI Bantu Distribusi Logistik Pemilu 2024

Antisipasi Potensi Konflik, Mendagri Minta TNI Bantu Distribusi Logistik Pemilu 2024
Mendagri M.Tito Karnavian

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta
Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dapat membantu penyaluran logistik Pemilu untuk mencegah potensi konflik.

Peran tersebut dibutuhkan mengingat TNI memiliki jaringan yang luas untuk menjaga keamanan dan mengendalikan potensi konflik pada Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. 

“Pemilu dilaksanakan di tahun yang sama dengan Pilkada, dan Pilkadanya pertama kali serempak di 541 daerah kecuali tadi Gubenur (dan) Wakil Gubernur DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta),” kata Tito, Jumat (24/6/2022).

Tahapan pendaftaran peserta Pemilu akan segera dilakukan pada Juli mendatang. Kondisi ini akan membuat suhu politik kian meningkat karena kandidat mulai menghimpun basis massa. Ini akan berlanjut, jika Pemilu digelar dua putaran karena tidak ada kandidat yang berhasil meraih suara 50 persen plus satu.

Tito mengingatkan ada beberapa problema yang perlu diwaspadai. Ia mengakui tak sedikit masyarakat yang masih bersifat pragmatis dan belum memahami esensi demokrasi. Sikap ini akan berpengaruh terhadap maraknya praktik politik uang. Padahal praktik tersebut akan mengurangi nilai demokrasi, bahkan menjadi potensi konflik. 

Belajar dari Pemilu sebelumnya, pesta demokrasi rawan menimbulkan polarisasi, politik identitas, dan maraknya berita bohong. Dengan demikian, dibutuhkan upaya untuk mengendalikan situasi tersebut. 

“Perlu ada semacam cooling system, sistem untuk mendinginkan perbedaan, potensi konflik pasti akan ada, yang kita cegah adalah jangan sampai potensi itu menjadi konflik kekerasan yang menghancurkan antara anak bangsa,” ujar Mendagri.

Salah satunya melalui peran jajaran TNI/Polri yang merupakan bagian dari perekat bangsa, dengan memetakan daerah yang memiliki kerawanan konflik. 

Dukungan personel disesuaikan berdasarkan tingkat kerawanan tersebut. Di sisi lain, dukungan TNI di bidang penyaluran logistik Pemilu juga dibutuhkan. Terlebih TNI memiliki banyak sarana dan prasarana, baik di udara, laut, maupun darat. 

“Oleh karena itu (dukungan) distribusi logistik dari rekan TNI dan Polri seperti tahun-tahun sebelumnya di masa-masa sebelumnya sangat diperlukan,” tutur Tito.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.