Trending

  • Sabtu, 20 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Tabrakan Beruntun, Jasa Raharja Jabar Santuni Rp50 Juta Korban Meninggal

Tabrakan Beruntun, Jasa Raharja Jabar  Santuni Rp50 Juta Korban Meninggal
Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan kecelakaan maut ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Penulis: Doni Irwandy
TVRINews, Sumedang


Kantor Jasa Raharja Jawa Barat memastikan empat korban tewas tabrakan beruntun di Tanjakan Sanur Tanjungsari, Kabupaten Sumedang mendapat santunan sebesar Rp50 juta. 

Hal tersebut dikatakan Kepala Cabang Utama Jasa Raharja Jawa Barat, Hendri Afrizal di lokasi kejadian. Pihak kantor Jasa Raharja sudah mengantongi data korban, empat  meninggal  dan satu orang mengalami luka-luka. 

"Kami sudah memonitor langsung lokasi dan juga ke rumah sakit AMC, korban satu orang luka-luka dan empat orang meninggal dunia namun identitas korban sampai saat ini belum kami dapatkan," ungkap Hendri di lokasi kejadian, Minggu (07/11) 

Hendri menerangkan, bahwa kejadian kecelakaan yang melibatkan dua  kendaraan atau lebih dalam ketentuan Undang-undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan maka ahli waris korban meninggal dunia akan menerima dana santunan sebesar Rp50 juta. 

"Untuk korban meninggal dunia kami pastikan akan kami proses santunannya sebesar 50 juta rupiah sementara untuk yang luka-luka maksimal biaya perawatan sebesar 20 juta rupiah," ungkapnya. 

Tabrakan beruntun yang menewaskan  empat pemotor terjadi di Tanjakan Sanur, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Dalam insiden ini melibatkan delapan kendaraan, satu tronton bermuatan batu bara bernopol D 9597 AE, Pajero Sport bernopol B 1260 SJO, Daihatsu Sigra bernopol Z 1256 AS, dan Toyota Rush D 1887 VP, dan empat sepeda motor. 

Sementara itu Iman Rahmat (46), warga Cijangggel, Desa Cinanjung, Tanjungsari mengungkapkan kejadian kecelakaan terjadi pagi sekitar pukul 07.30 WIB. 

"Saya melihat ada tiga orang tergeletak di badan jalan, satu orang berada dipinggir sungai," kata Iman. 

Korban yang saat itu dihampiri yakni dua orang berjenis kelamin perempuan dan dua orang laki-laki. 

"Setelah ditandai oolisi saya dan warga lainnya membantu masuk-masukin ke kantong mayat untuk empat korban lalu dibawa oleh ambulans ke rumah sakit ,"ungkapnya. 

Iman juga mengungkapkan, bahwa keempat korban pemotor itu adalah rombongan iring-iringan pernikahan. 

"Korban itu rombongan nikahan dari desa Cinanjung, Kecamatan Tanjungsari," pungkasnya. 

Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang masih melakukan penyelidikan kecelakaan maut ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.