Trending

  • Selasa, 29 November 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Kemensos dan PT Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT BBM

Kemensos dan PT Pos Indonesia Percepat Penyaluran BLT BBM
Menteri Sosial Tri Rismaharini

Penulis: Ridha Gemelli Sitompul

TVRINews, Jakarta
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjelaskan, bahwa hingga hari ini, 16 September 2022, PT Pos Indonesia telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) kepada 12.701.985 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 482 kabupaten/kota.

Hal ini disampaikan Risma pada keterangan pers bersama Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (16/9/2022) siang. 

“Diharapkan, minggu ini PT Pos sudah melakukan pembayaran BLT BBM minimal 90 persen dari target KPM yaitu sebesar 18.585.000 KPM,” kata Mensos dalam rilisnya, Jumat (16/9/2022). 

Baca Juga: Presiden Jokowi: Pembagian Bansos Harus Mudah, Cepat dan Tepat Sasaran

Risma menyebut, pihaknya telah menyerahkan seluruh data penerima manfaat BLT BBM kepada PT Pos Indonesia. Meski begitu, ia mengakui terdapat beberapa lokasi, terutama di daerah pegunungan seperti di Papua dan Papua Barat yang datanya belum lengkap.

Untuk mengatasinya, Kemensos akan bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan perekaman sekaligus penyaluran, khususnya di daerah yang sulit akses.

“Karena aksesnya itu sulit, jadi PT Pos dengan kita akan menyiapkan pesawat khusus untuk kita ke sana dan Dukcapil sekaligus perekaman. Harapan kita, di bulan ini kita tuntas 100 persen,” ujar Risma. 

Risma juga menyampaikan, bahwa Kemensos telah menerima anggaran tambahan lebih dari Rp400 miliar dari Kementerian Keuangan yang akan digunakan sebagai bantuan sosial yatim piatu, dengan target 946.863 penerima.

“Itu akan dipergunakan untuk di bulan Desember. Kami akan menyerahkan kurang lebih sekitar targetnya anak yatim piatu itu 946.863 anak, per anak Rp200 ribu per bulan,” ucap Mensos.

Baca Juga: Warga Kab. Muna Mulai Terima BLT BBM

Lanjut, Risma menyatakan, saat ini Kemensos juga telah mengusulkan agar lansia tunggal yang berusia di atas 80 tahun dan penyandang disabilitas mendapat bantuan Rp21 ribu. Bantuan ini rencananya akan mulai diberikan pada Desember, dengan target penerima direncanakan 334.011 orang lansia, dan 98.934 anak yatim.

Untuk lansia tunggal berusia atas 80 tahun, khususnya yang tidak mempunyai keluarga yang dapat merawat bantuan akan dititipkan melalui RT ataupun RW setempat.

“Jadi nilainya per harinya Rp21 ribu untuk sesuai dengan jumlah harinya. Jadi kalau yang lansia tunggal itu 31 hari (satu bulan), kemudian penyandang disabilitas 31 hari (satu bulan),” tutur Mensos.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.