Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Metro

  • 0 Komentar

Dari Juli Hingga September 2021 Kasus DBD di Bungo Menurun

Dari Juli Hingga September 2021 Kasus DBD di Bungo Menurun
Kasi Pencegahan dan Pengendalian  Penyakit Menular Dinas Kesehatan Bungo M.Rasyid

Penulis:Daniel Saputra

TVRINews, Bungo

 

Dinas  Kesehatan  Bungo mengklaim di masa pandemi covid-19 kasus demam berdarah  dengue (DBD)  menurun  pada tiga   bulan  terakhir, yakni pada  Juli  hingga  September 2021.

 

Kasi Pencegahan dan Pengendalian  Penyakit Menular Dinas  Kesehatan  Bungo M.Rasyid  mengatakan ditengah  masa  pandemi Covid-19, khususnya   periode Juli hingga  September 2021, kasus DBD di Kabupaten Bungo mengalami penurunan cukup drastis dibandingkan tahun 2020  pada periode yang sama cukup tinggi, yakni mencapai 121 kasus.

 

“Sejak tiga bulan terakhir terhitung bulan Juli hingga akhir September 2021, tren penurunan kasus DBD cukup drastis hanya ada dua kasus. Angka ini menunjukkan penurunan kasus DBD di masa pandemi Covid-19 tahun 2021 dan semua pasien DBD sembuh tanpa ada kasus  meninggal dunia”, ujar M.Rasyid.

 

M.Rasyid menerangkan meski di tengah situasi pandemi Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Bungo masih di level 2, namun Dinkes Bungo tetap fokus dalam penanganan DBD, mulai dari penyuluhan dan melakukan penanganan pasien DBD. 


“Dinas kesehatan berusaha meminimalkan penularan DBD  dengan memaksimalkan  peran juru pemantau jentik nyamuk (Jumantik) dalam  program satu rumah satu jumantik”, jelas M.Rasyid.


M.Rasyid menambahkan kasus DBD biasanya meningkat pada masa peralihan musim kemarau ke musim hujan. 


Pada masa tersebut warga diminta menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk dan menerapkan pola hidup bersih, serta pemantauan jentik nyamuk apalagi di masa pandemi Covid-19 dari tim Dinkes Bungo. 
Petugas tersebut  selain penanganan Covid-19 juga menangani pasien DBD. 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar