Trending

  • Rabu, 1 Desember 2021

Ekonomi

  • 0 Komentar

Mentan Paparkan Strategi Amankan Stok Pangan Jelang Ramadhan

Mentan Paparkan Strategi Amankan Stok Pangan Jelang Ramadhan
Mentan Paparkan Strategi Amankan Stok Pangan Jelang Ramadhan

Reporter: Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memaparkan beberapa strategi Kementerian Pertanian dalam memastikan stok pangan aman menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat, khususnya komoditas pangan pokok seperti beras dan daging.

"Menjelang Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri yang sebentar lagi akan kita hadapi, perlu antisipasi dengan baik terutama terkait dengan ketersediaan pangan pokok di masyarakat," kata Mentan dalam keterangan yang diterima TVRINews.com,Kamis (18/3/21).

Adapun langkah antisipasi Kementan dalam menjamin ketersedian pangan pokok di antaranya bersamaan dengan musim panen maka Kementan mendorong Perpadi/Bulog dan lainnya untuk menyerap gabah panen petani serta mengoptimalkan dryer dan gudang penyimpanan untuk menjaga stok yang sudah siap untuk diserap pasar.

Kemudian Kementan akan menyampaikan Early Warning System (EWS) informasi ketersediaan cabai dan bawang bulan Maret - Juni 2021 ke provinsi dan kabupaten serta melakukan konsolidasi dengan asosiasi dan pelaku usaha terkait upaya menjaga pasokan cabai dan bawang.

"Untuk memantau ketersediaan komoditas utama lainnya seperti jagung, kedelai, daging sapi/kerbau, gula pasir, dan minyak goreng, baik pemantauan produksi dan distribusi dari daerah, maupun pemantauan percepatan impor serta distribusi komoditas yang diimpor ke pasar pada saat diperlukan," tegas Mentan Syahrul saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR, Kamis (18/3/2021) 

Ia menambahkan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) telah membuat perhitungan prognosa ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok berdasarkan data yang tersedia. Sesuai prognosa neraca pangan pokok sampai bulan Mei 2021 diperkirakan stok dalam keadaan cukup. Beras diperkirakan akan surplus 12,56 juta ton, begitu juga jagung surplus 3,40 juta ton.

"Khusus beras, surplus yang terjadi karena pada Maret dan April 2021 ini memasuki panen raya. Berdasarkan hasil perhitungan sampai dengan Minggu II Maret 2021 menunjukkan stok beras yang tersimpan di berbagai tempat seperti di Bulog, penggilingan, pedagang, PIBC dan lainnya, total stok mencapai 6,79 juta ton," papar Mentan.

Selain itu, sambung Mentan, terjadi surplus komoditas jagung, lantaran petani telah memasuki masa panen mulai dari awal tahun sampai dengan Mei 2021. Tidak hanya itu, untuk komoditas lain diperkirakan juga akan tersedia dalam jumlah cukup di antaranya komoditas bawang, cabai, daging ayam ras, telur, gula dan minyak goreng.

"Dalam rangka meyakinkan publik terkait dengan jaminan ketersediaan pangan pokok saat memasuki Ramadhan dan Idul Fitri benar-benar tersedia secara fisik dan harga di petani terjaga dengan baik, maka Kementerian Pertanian membuat berbagai langkah antisipasi," terang Mentan Syahrul.

Kementan juga akan terus meningkatkan koordinasi antar lembaga dalam rangka stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pangan pokok saat terjadi gejolak harga dan menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) serta mengintensifkan gelar pasar murah di berbagai wilayah.

"Kementerian Pertanian melalui Badan Ketahanan Pangan juga memantau perkembangan harga harian komoditas utama. Hal ini dilakukan guna mendeteksi kemungkinan terjadinya peningkatan atau penurunan harga ekstrim yang berpotensi meresahkan masyarakat sehingga bisa segera diantisipasi," ucapnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi IV DPR RI, Sutrisno meminta agar Kementan mengamankan distribusi stok pangan yang sudah di persiapkan ke seluruh daerah sehingga ke depan tidak ada daerah yang memiliki stok terbatas khususnya daerah yang jauh dari daerah produksi yang nanti dapat menyebabkan gejolak seperti kenaikan harga.

"Bulan suci Ramadan sudah tinggal 1 bulan lagi dan daerah kita ini kan sangat luas dan sangat sulit komunikasinya. Jadi sudah berapa jauh penyediaan stok pangan menghadapi bulan Ramadan sudah tersebar pada semua wilayah?," kata Sutrisno.

 

Editor : Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.