Trending

  • Sabtu, 20 Agustus 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Ekspor Nasional Capai USD21,4 Miliar pada Agustus 2021, Mendag Optimis Pecahkan Rekor Pertumbuhan di Akhir Tahun

Ekspor Nasional Capai USD21,4 Miliar pada Agustus 2021, Mendag Optimis Pecahkan Rekor Pertumbuhan di Akhir Tahun
Ekspor Nasional Capai USD21,4 Miliar pada Agustus 2021, Mendag Optimis Pecahkan Rekor Pertumbuhan di Akhir Tahun

Penulis: Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta

Nilai ekspor Indonesia mencatatkan rekor tertinggi sepanjang sejarah yang mencapai USD21,4 miliar pada Agustus 2021. Demikian pula dengan surplus neraca perdagangan yang tertinggi dalam 16 bulan terakhir di angka USD4,74 miliar pada Agustus ini.

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan capaian tertinggi pada 2021 ini ditopang oleh peningkatan ekspor produk manufaktur yang menjadi komoditas utama serta  peningkatan impor negara mitra dagang.

Adapun manufaktur menjadi sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi secara bulan per bulan (MoM) ialah produk kertas (HS48) yang mencapai 19,61 persen. Selanjutnya produk kimia atau HS38 tumbuh 17,10 persen (MoM) dan kendaraan bermotor (HS87) tumbuh 16,16 persen (MoM).

Sementara untuk komoditas utama seperti Crude Palm Oil (CPO) atau HS15 tumbuh 61,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtm), kemudian produk timah (HS80) tumbuh 56,29 persen (mtm) dan biji logam (HS26) itu tumbuh 40,99 persen (mtm).

“Jadi kalau magnitude penguatan ekspor komoditas semakin besar sejalan dengan tren harga komoditas yng tumbuh sangat baik pada Agustus 2021,” kata Muhammad Lutfi dalam Konferensi Pers Kinerja Perdagangan Agustus 2021 secara virtual, Jumat (17/9/2021).

“Sepertinya contohnya CPO naik 55,8 persen (yoy) dan timah harganya naik 72,7 persen,” lanjut dia.

Lebih jauh Lutfi mengatakan dari segi permintaan, negara tujuan ekspor utama seperti China pada Agustus 2021 tumbuh 33,1 persen secara tahunan (yoy). Demikian pula dengan India, impor pada Agustus ini tumbuh 51,5 persen (yoy) serta Vietnam naik 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Jika dilihat per semester, lanjut Mendag, Indonesia pada awal paruh 2021 mencatatkan pertumbuhan ekspor sebesar 37,37 persen. Sedangkan impor nasional juga naik 33,36 persen pada semester I 2021.

“Jadi penguatan kinerja ekspor-impor ini merupakan salah satu indikasi bahwa telaj terjadi pertumbuhan ekonomi Indonesia secara baik,” ujarnya.

Lebih rinci mendag menjelaskan ekspor nasional antara Juli hingga Agustus 2021 mengalami peningkatan 20,95 persen. Adapun pada Juli tercatat ekspor sebesar USD17,71 miliar, kemudian pada Agustus 2021 naik menjadi USD21,42 miliar.

Jumlah tersebut didukung dari sektor migas yang naik dari USD990 juta pada Juli menjadi USD1,07 miliar atau meningkat 7,5 persen pada Agustus 2021. Sedangkan sektor nonmigas tumbuh 21,76 persen antara Agustus dengan Juli 2021, yakni dari USD16,72 miliar menjadi USD20,36 miliar.

Kemudian untuk impor, kata dia, juga mengalami kenaikan sebesar 10,35 persen (MoM), terdiri dari sektor migas yang tumbuh 14,74 persen dari USD1,79 miliar pada Juli 2021 menjadi USD2,05 miliar pada Agustus 2021. Sedangkan impor nonmigas terdiri dari bahan baku, bahan penolong dan bahan modal tumbuh 9,76 persen, dari USD13,3 miliar menjadi 14,63 miliar antara Juli dengan Agustus 2021.

Secara kumulatif, Lutfi menjelaskan bahwa ekspor nasional mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pada periode Januari-Agustus 2020 tercatat ekspor nasional mencapai USD103,07 miliar. Sedangkan pada Semester I 2021 ini mencapai USD142,01 miliar atau tumbuh 37,77 persen.

Jika dilihat struktur ekspor, sektor migas tumbuh dari USD5,19 miliar menjadi USD7,87 miliar atau sebesar 51,78 persen pada semester I 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun lalu. Sedangkan ekspor nonmigas pasa semester I 2021 tumbuh dari USD97,89 miliar menjadi 134,13 miliar atau 37,03 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Kemudian impor juga mengalami pertumbuhan 33,36 persen dari USD92,1 miliar menjadi USD122,83 miliar. Sektor migas tumbuh 62,68 persen yaitu dari USD9,44 miliar pada Januari-Agustus 2020 menjadi USD15,35 miliar pada Januari-Agustus 2021. Sedangkan impor nonmigas tumbuh dari USD82,67 miliar menjadi USD107,48 miliar atau tumbuh30,01 persen.

Dengan demikian, keseimbangan perdagangan atau trade balance nasional pada Agustus 2021 tumbuh menjadi USD4,74 miliar dari USD2,6 miliar pada Juli 2020. Adapun secara total, Indonesia mendapat trade balance yang sehat sekitar USD19,17 miliar atau naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang jumlahnya USD10,96 miliar.

“Jadi kalau ini semua konsisten antara Semptember sampai Desember yang akan datang di kuartal terakhir, saya berkeyakinan akan terjadi pertumbuhan rekor yang luar biasa,” tutur Lutfi.

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.