Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Menkes Umumkan 3 Kombinasi Vaksin Booster yang Disuntikkan Mulai Besok

Menkes Umumkan 3 Kombinasi Vaksin Booster yang Disuntikkan Mulai Besok
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemerintah sudah memiliki cukup vaksin.

Penulis: Christhoper Natanael Raja

TVRINews, Jakarta

 

Pemerintah akan mulai memberikan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) pada Rabu, 12 Januari 2022 besok. Hal ini sudah diumumkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, Selasa (11/01/2022).

Dalam pertimbangannya memberikan vaksin booster, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemerintah sudah memiliki cukup vaksin. Ini ditunjau dari kontrak pengadaan vaksin dari tahun lalu yang akan dikirimkan dan tiba pada awal tahun ini.

Didukung dengan adanya tambahan yang cukup siginifikan dari vaksin donasi dunia, melalui program kerja sama COVAX dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun kerja sama bilateral.

"Sebelumnya, COVAX memberikan komitmen bantuan terhadap 20 persen dari populasi Indonesia. Sekarang sudah dikonfirmasi akan ditingkatkan menjadi 30 persen atau setara dengan vaksinasi untuk 27 juta orang atau 54 juta dosis vaksin gratis yang bisa diterima oleh pemerintah," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Selasa (11/01/2022).

Budi menambahkan pemerintah akan memberikan vaksin booster dengan mempertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada di tahun ini, karena jenisnya akan berbeda dengan ketersediaan di tahun lalu.

"Kita juga mempertimbangkan dari hasil riset yang dilakukan oleh peneliti dalam negeri maupun luar negeri. Kombinasi vaksin booster yang akan diberikan mulai tanggal 12 Januari 2022, nantinya mungkin akan bisa bertambah jenisnya," ujar Budi.

Sesuai dengan pertimbangan kesiapan vaksin dan hasil penelitian dari hasil riset para peneliti yang sudah dikonfirmasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), vaksin booster yang akan diberikan adalah sebagai berikut:

  1. Vaksin primer (dosis pertama dan kedua) Sinovac akan diberikan setengah dosis Pfizer sebagai vaksin booster.
  2. Vaksin primer Sinovac akan diberikan setengah dosis AstraZeneca sebagai vaksin booster.
  3. Vaksin primer AstraZeneca akan diberikan setengah dosis Moderna sebagai vaksin booster.

"Seluruh kombinasi ini sudah mendapat persetujuan dari Badan POM dan ITAGI, ini juga sudah sesuai dengan rekomendasi WHO, yakni pemberian vaksin booster bisa diberikan dengan vaksin yang sejenis (homolog) atau berbeda (heterolog)," tutur Budi.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.