Trending

  • Sabtu, 13 Agustus 2022

Hukum

  • 0 Komentar

11 Anak Santri Dicabuli, Polisi Akan Surati UPTD PPA Depok 

11 Anak Santri Dicabuli, Polisi Akan Surati UPTD PPA Depok 
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol.Endra Zulpan

Penulis: Nirmala Hanifah

TVRINews, Jakarta
Polda Metro Jaya menyatakan telah menerima laporan terkait tindak pidana pencabulan terhadap 11 anak santri dibawah umur yang terjadi di sebuah pondok pesantren di Depok, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Endra Zulpan mengatakan polisi menerima tiga laporan pencabulan dengan korban yang berbeda-beda.

“Adapun orang yang dilaporkan atau terlapornya adalah orang yang sama,” kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (30/6/2022).

Zulpan melanjutkan, saat ini Subdit Renakta yang memegang kasus tersebut sedang melakukan pemeriksaan terhadap para pelapor.

“Kita juga melakukan pemecahan kepada korban, karena korban ini adalah anak-anak dibawah umur. Jadi, yang melaporkan ini adalah orang tuanya,” ujar Zulpan.

Zulpan menjelaskan, pihaknya juga sedang memeriksa beberapa saksi yang dianggap mengetahui kejadian ini.

“Karena ini terkait dengan anak dibawah umur, kita juga sudah membuat surat ke Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Depok untuk dilakukan pemeriksaan psikologi terhadap para anak-anak tersebut,” ucap Zulpan.

Sebelumnya, sebuah Pondok Persantren di daerah Beji, Depok, Jawa Barat dilaporkan oleh sejumlah orang tua siswa ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak santri wanita.

Megawati, selaku kuasa hukum korban mengatakan, dari 11 anak yang menjadi korban, hanya lima yang berani menempuh jalur hukum.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.