Trending

  • Kamis, 6 Oktober 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Beli BBM Pakai MyPertamina, DPR: Masyarakat yang HP-nya Belum Android ?

Beli BBM Pakai MyPertamina, DPR: Masyarakat yang HP-nya Belum Android ?
Aplikasi MyPertamina

Penulis: Ahmad Richad

TVRINews, Jakarta
PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga akan melakukan uji coba penyaluran Pertalite dan solar kepada pengguna yang berhak, menggunakan sistem aplikasi MyPertamina mulai 1 Juli 2022.

Pengaturan itu dilakukan karena selama ini banyak konsumen yang tidak berhak mengonsumsi Pertalite dan solar.

Namun, Pertamina akan memberikan jangka waktu bagi konsumen untuk mendaftar sistem MyPertamina. Bagi yang telat mendaftar, siap-siap tidak bisa lagi membeli Pertalite dan diarahkan untuk mengisi BBM non-subsidi, salah satunya Pertamax. 

Rencana penerapan kebijakan tersebut direspon Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun. Rudi mengingatkan, jangan sampai kebijakan ini menyulitkan masyarakat, karena harus menggunakan telepon pintar (smartphone).

“Menurut saya, kebijakan ini perlu disosialisasikan lebih luas ke masyarakat. Selain itu harus dipikirkan juga dampaknya kepada masyarakat yang belum mempunyai HP (ponsel pintar) atau bahkan daerahnya belum tersentuh internet," kata Rudi, di Jakarta, Selasa (28/6/2022).

Politisi Partai NasDem itu menegaskan, pembuatan kebijakan yang menyangkut kehidupan masyarakat luas juga harus menyesuaikan kondisi masyarakat. Menurutnya tidak semua lapisan masyarakat dapat mudah mengakses akun MyPertamina. 

“Bayangkan masyarakat yang HP-nya belum Android yang belum bisa mengunduh aplikasi. Belum lagi kalau internetnya kurang lancar. Jadi selain mempertimbangkan soal penyaluran BBM bersubsidi, juga harus dipikirkan perlakuan kepada masyarakat yang HP-nya belum bisa mengunduh aplikasi MyPertamina,” usul Rudi.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya, PT Pertamina Patra Niaga, akan melakukan uji coba pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, Pertalite dan Solar secara terbatas, bagi pengguna yang sudah terdaftar pada sistem MyPertamina, mulai 1 Juli mendatang.

Untuk tahap pertama atau per 1 Juli 2022, penerapan distribusi BBM terbaru ini akan diberlakukan di 11 daerah di lima provinsi. Baru setelahnya akan mulai diperluas ke daerah lainnya.

"Kami menyiapkan website MyPertamina, yakni https://subsiditepat.mypertamina.id/, yang dibuka pada 1 Juli 2022. Masyarakat yang merasa berhak menggunakan Pertalite dan solar dapat mendaftarkan datanya melalui website ini, untuk kemudian menunggu apakah kendaraan dan identitasnya terkonfirmasi sebagai pengguna yang terdaftar. Sistem MyPertamina ini akan membantu kami dalam mencocokkan data pengguna," kata Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution dalam keterangannya, Senin (27/6/2022) lalu.

Selain itu, pendaftaran tersedia di semua website MyPertamina https://subsiditepat.mypertamina.id/.


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.