Trending

  • Kamis, 26 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Tidak Bisa Lolos, Penjaga PPKM Darurat Dibekali Kartu Informasi

Tidak Bisa Lolos, Penjaga PPKM Darurat Dibekali Kartu Informasi
Tidak Bisa Lolos, Penjaga PPKM Darurat Dibekali Kartu Informasi

Penulis: Riana Rizkia

TVRINews, Jakarta

PPKM Darurat yang sudah berlaku sejak Sabtu (3/7/2021) dini hari. Sejumlah ruas jalan ditutup dan dilakukan penjagaan ketat oleh jajaran Polda Metro Jaya serta pihak terkait. Secara serentak, sebanyak 28 titik di batas kota dalam tol dan di dalam kota Jakarta telah dilaksanakan pembatasan mobilitas berupa penyekatan. 

Namun Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan ada pengecualian bagi mereka yang bekerja di sektor esensial dan kritikal. 

"Bagaimana tadi telah disampaikan, ada sektor yang masih bisa bergerak yaitu sektor yang kritikal dan esensial," kata Sambodo di Bundaran Senayan, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). 

Untuk itu, Sambodo menyebut pihaknya yang berjaga akan dibekali kartu yang berisikan informasi tentang sektor apa saja yang sifatnya esensial dan sektor apa saja yang bersifat kritikal. 

"Sehingga dengan kartu ini, maka anggota akan bisa menilai di lapangan, apakah yang bersangkutan memenuhi dalam kriteria ini untuk diperbolehkan lewat atau tidak," ucapnya. 

Berdasarkan dokumen 'Panduan Implementasi sektor esensial mencakup bidang keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan industri orientasi ekspor. 

Sementara sektor kritikal meliputi bidang energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari. 

Selain dua sektor tersebut, diberlakukan 100% work from home (WFH).

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.