Trending

  • Senin, 30 Mei 2022

Nasional

  • 0 Komentar

Sydney Perpanjang Lockdown Hingga September

Sydney Perpanjang Lockdown Hingga September
Sydney Perpanjang Lockdown Hingga September

Penulis: Aulia Zita

TVRINews, Australia

Pihak berwenang Australia pada hari Jumat (20/8/2021) memperpanjang lockdown di Sydney hingga akhir September dan memberlakukan jam malam di kota yang paling parah terkena dampak Covid-19.

Perdana Menteri New South Wales Gladys Berejiklian juga mengumumkan 5 juta penduduk kota itu wajib memakai masker saat di luar rumah. Warga diizinkan tidak mengenakan masker hanya saat berolahraga yang dibatasi satu jam sehari.

Berejiklian mengatakan dia dipaksa memberlakukan pembatasan yang lebih ketat karena peningkatan jumlah kasus Covid-19 dan beberapa orang terus melanggar aturan pembatasan.

"Saya meminta kesehatan dan polisi untuk bekerja sama, memberi saya daftar terakhir tentang apa yang bisa kita lakukan, untuk tidak meninggalkan keraguan tentang seberapa serius kita untuk menurunkan tingkat pertumbuhan, jumlah kasus turun, " kata Berejiklian dalam konferensi media yang disiarkan televisi, seperti diberitakan Reuters. 

Di 12 wilayah dewan lokal di pusat wabah Sydney, jam malam akan diberlakukan mulai pukul 9 malam. sampai jam 5 pagi dari hari Senin.

Polisi telah diberi otoritas baru untuk memastikan patuh pada aturan pembatasan nyang telah diberlakukan sejak 26 Juni.

"Jika seseorang memasuki (wilayah pemerintah daerah) yang menjadi perhatian tanpa alasan, mereka tidak hanya akan didenda, mereka akan dipulangkan dan mereka harus mengisolasi diri selama 14 hari," kata Komisaris Polisi negara bagian New South Wales Mick Fuller.

Australia, yang sebelumnya telah berhasil mengatasi pandemi kini sedang berjuang untuk mengatasi gelombang infeksi baru akibat varian Delta. Berejiklian melaporkan 644 infeksi baru pada hari Jumat, sebagian besar di Sydney, turun dari rekor 681 yang terjadi sehari sebelumnya. Kasus harian telah mencapai 400 selama tujuh hari terakhir. Empat kematian baru diumumkan, menjadikan jumlah total kematian menjadi 65.

Meski demikian jumlah infeksi Covid-19 Australia relatif rendah, dengan sekitar 42.100 kasus dan 975 kematian.

Namun, tingkat vaksinasi negara ini cukup rendah. Hanya sekitar 28 persen orang di atas 16 tahun yang telah divaksinasi penuh. Hal ini menyebabkan negara itu rentan terhadap lebih banyak kematian dan rawat inap.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.