Trending

  • Jumat, 1 Juli 2022

Nasional

  • 0 Komentar

KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ada Barang Bukti Uang Rp 5,7 Miliar

KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ada Barang Bukti Uang Rp 5,7 Miliar
KPK Beberkan Kronologi Penangkapan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Ada Barang Bukti Uang Rp 5,7 Miliar

Penulis: Ahmad Richad
TVRINews, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sebagai tersangka dugaan kasus suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Pemerintahan Kota Bekasi.

Ketua KPK Firlu Bahuri menjelaskan kronologi operasi tangkap tangan (OTT) Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan 13 orang lainnya terkait kasus korupsi tersebut.

"Bermula dari laporan masyarakat atas informasi tentang adanya dugaan penyerahan uang kepada penyelenggara negara, pada tanggal 5 Januari 2022. Selanjutnya tim KPK bergerak ke 7 lokasi ibu kota Bekasi," kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, (6/1/2022).

Selanjutnya kata Firli, tim satgas KPK mendapatkan informasi jika uang akan diserahkan oleh MB selaku sekretaris dinas penanaman modal dan PTSP Kota Bekasi kepada Wali Kota Bekasi.

"Tim KPK melakukan pengintaian dan mengetahui jika MB telah memasuki rumah dinas Wali Kota Bekasi dengan membawa sejumlah uang, dan diduga telah diserahkan kepada Wali Kota Bekasi. Selanjutnya sekira pukul 14.00 WIB tim KPK bergerak mengamankan saudara MB pada saat keluar dari rumah Wali Kota Bekasi," ujar Firli.

Setelah itu tim KPK kemudian masuk ke rumah dinas dan menangkap Rahmat Effendi dan sejumlah orang yakni MY, BK, dan beberapa ASN Pemerintah Kota Bekasi. Dalam oprasi itu tim menemukan bukti uang dengan jumlah miliaran dalam pecahan rupiah.

"Secara pararel tim juga menangkap beberapa pihak swasta antara lain NP di Cikunir, AA Pancoran, SY sekitar Senayan Jakarta. Seluruh pihak dibawa ke Gedung merah Putih KPK untuk diperiksa," ucap Firli. 

"Malam tadi kurang lebih pukul 19.00 WIB, tim KPK juga melakukan kegiatan mengamankan 2 orang yakni saudara MS dan JL di kediaman masing-masing," sambung Firli.

"Hari ini Kamis tanggal 6 Januari 2002 tim KPK kembali mengamankan 2 orang atas nama WY dan lbm beserta bukti uang ratusan juta rupiah," tambahnya.

Firli mengungkapkan seluruh barang bukti yang telah disita oleh KPK kurang lebih Rp 3 miliar rupiah dan buku rekening bank dengan saldo Rp 2 miliar. "Perlu diketahui jumlah uang bukti kurang lebih totalnya Rp 5,7 miliar," tuturnya.
 


Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar