Trending

  • Minggu, 14 Agustus 2022

Metro

  • 0 Komentar

Terkendala Biaya, Penderita Tumor Ginjal Hanya Bisa Berbaring

Terkendala Biaya, Penderita Tumor Ginjal Hanya Bisa Berbaring
Agus Septerianto yang akrap di panggil Asep kini hanya bisa terbaling lemas di tempat tidur karena penyakit tumor ginjal yang dideritanya.

Penulis : Aisyah Dini

TVRINews, Bengkulu

 

Seorang Pemuda berusia 26 tahun, warga  Desa Pal 30, Kecamatan Lais,  Kabupaten Bengkulu Utara, menderita penyakit tumor ginjal dengan kondisi yang sangat memprihatinkan lantaran tidak lagi memiliki biaya untuk melanjutkan pengobatan.

Agus Septerianto yang akrap di panggil Asep kini hanya bisa terbaling lemas di tempat tidur karena penyakit tumor ginjal yang dideritanya. Asep tinggal bersama ibunya yang saat ini berstatus seorang janda, bersama dengan dua saudaranya.

Kondisi badan Asep yang semakin hari semakin kurus,  membuat ia tidak dapat melakukan aktivitas apapun,  bahkan Asep harus menggunakan pampers dan kateter urin untuk membantunya buang air.

Ibunda Asep, Saprina mengatakan sebelumnya Asep sudah beberapa kali menjalani operasi di kota padang sejak tahun 2021 lalu, namun tidak  ada menunjukan perkembangan kesehatan yang berarti, bahkan  kondisi asep semakin hari semakin parah.

"Sudah setahun anak saya menderita penyakit yang kata dokter terdapat daging tumbuh diginjalnya, sudah beberapa kali juga kami bawa asep berobat di padang, tapi tidak ada perubahan samah sekali, ditambah lagi dengan keterbatasan biaya yang kami miliki, kami pun memilih untuk pulang ke Lais” ungkap sang ibu.

Saat Saprina ini hanya bisa pasrah, sembari merawat Asep dengan  kondisi keuangan yang pas-pasan. Saprina sangat berharap ada uluran tangan dermawan untuk membantu pengobatan anaknya, meski memang Asep memiliki jaminan kesehatan dari BPJS kesehatan.

"BPJS ada, namun untuk biaya kebutuhan selama berobat dirumah sakit yang menjadi kendala kami, karena pengobatannya dilakukan diluar Provinsi Bengkulu. saya saat ini pasaran saja ," tutup ibu Asep


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar

News Letter

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.