Trending

  • Kamis, 27 Januari 2022

Olahraga

  • 0 Komentar

Polling: Dukungan untuk Olimpiade Tokyo Meningkat

Polling: Dukungan untuk Olimpiade Tokyo Meningkat
Polling: Dukungan untuk Olimpiade Tokyo Meningkat

Reporter: Aulia Zita

TVRINews, Jepang

Dukungan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo di tengah pandemi 34 persen menurut jajak pendapat surat kabar Asahi Shimbun, Senin (21/6/2021). Angka ini naik dari 14 persen bulan lalu, meski mayoritas responden masih mengharapkan penundaan ajang olahraga tersebut.

Jajak pendapat tersebut memperkuat survei terbaru lainnya yang menunjukkan penolakan terhadap Olimpiade Tokyo 2020 sedikit berkurang. Namun, 32 persen responden masih ingin Olimpiade dibatalkan sama sekali dan 30 persen ingin pertandingan ditunda lagi. Angka ini turun dari masing-masing 43 persen dan 40 persen dalam survei bulan lalu.

Survei oleh Asahi ini dilakukan pada 19-20 Juni dengan 1.469 tanggapan responden yang dihubungi melalui telepon rumah dan ponsel.

Survei sebelumnya hanya memberikan responden pilihan antara membatalkan Olimpiade atau mengadakannya, tanpa opsi penundaan. Pada survei kali ini ditemukan bahwa lebih banyak responden yang setuju menunda Olimpiade daripada membatalkannya sama sekali.

Dalam beberapa kesempatan penyelenggara telah menyebutkan penundaan atau pembatalan gelaran internasional tersebut bukan opsi dan tidak akan dilakukan.

Pergeseran sentimen ini menjadi berita yang disambut baik oleh penyelenggara, yang dikabarkan akan segera mengumumkan berapa banyak penonton lokal yang dapat menyaksikan secara langsung pertandingan di tribun.

Kebijakan ini dikeluarkan setelah status darurat virus korona berakhir di Tokyo pada hari Minggu lalu. Pembatasan baru mengatur acara besar dapat dihadiri hingga 5 ribu orang atau 50 persen kapasitas gedung. Aturan ini dijadwalkan akan berlaku hingga 11 Juli, kemudian pembatasan akan diperluas menjadi 10 ribu orang atau 50 persen kapasitas.

Hingga kini Jepang telah mencatatkan 786 ribu kasus Covid-19 dengan 14.500 kematian. Jumlah kasus harian sempat mengalami kenaikan drastis pada awal April lalu, namun sejak pertengahan Mei jumlah pertambahan kasus berhasil diturunkan dengan kebijakan karantina wilayah yang ketat.

Selain kebijakan karantina, pemerintah juga berupaya menggenjot laju vaksinasi yang terbilang lambat. Baru sekitar 6,5 persen populasi Jepang telah menerima dua dosis suntikan vaksin.

 

Editor: Dadan Hardian


  • Tag

Baca Juga

Berita Terkait

Rekomendasi untuk Anda

Komentar
1000 Karakter tersisa
Komentar