Jalur Alternatif Bandung-Garut Lancar, Kapolsek Cikancung Tegaskan Konsisten Kawal Lebaran Tanpa Mudik

Kapolsek Cikancung AKP Iwan Cahyadi. (foto TVRINews.com)

Reporter: Naufal Lanten

TVRINEWS, Cijapati

Memasuki hari keempat Lebaran tanpa mudik, sejumlah ruas jalan alternatif yang menghubungkan antara Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut terlihat relatif lancar. 

Kapolsek Cikancung AKP Iwan Cahyadi di Pos Pantau Cijapati, Jawa Barat, Minggu (9/5/2021), melaporkan kondisi lalu lintas di jalur alternatif tersebut relatif lancar karena tidak banyak pengendara motor dari luar daerah. “Karena memang seperti kita lihat, masih landai,” kata AKP Iwan Cahyadi.

Namun begitu tim pos pengamanan Cijapati sempat menemukan masyarakat yang memaksa diri untuk melakukan mudik. Dia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi, pada Jumat (7/5/2021) lalu. “Kami konsisten dan kita lakukan, apabila terjadi atau temukan di lapangan terkait dengan pemudik yang memaksa, kami pastikan akan dikawal sampai kembali ke jalur semula,” ujar Iwan.

Lebih jauh dia menegaskan bahwa tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian berjumlah 8 personel. Sedangkan TNI, Linmas dan Satpol PP sejumlah 12 personel.

Tim gabungan juga kerap melalukan patroli di sekitar jalur alternatif tersebut. Patroli tersebut dilakukan dengan jadwal patroli sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. “Kita sudah menyiapkan mobil patroli. Dan kita lakukan patroli tentatif, karena biasanya masyarakat memantau kami,” ujar Iwan.

“Jadi kalau untuk pagi-pagi, karena mereka sudah tahu pos penyekatannya ada di setiap titik keluar tol, jadi untuk jalur alternatif memang tidak lolos,” lanjut dia.

Iwan menambahkan bahwa pemudik yang tidak membawa data diri dan dokumen kesehatan, maka Pos Pantau Cijapati memberikan fasilitas tes usap gratis. Fasilitas tersebut diberikan atas kerja sama pihak Kepolisian bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. “Jadi sudah disiapkan 25 swab antigen, kita lakukan tes 25 orang. Jadi dalam satu hari kita apabila yang ditemukan, kita lakukan antisipasi, karantina mandiri, kita siapkan di sini,” katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat untuk jangan memaksakan diri dengan melakukan mudik. Menurut Iwan, silaturahmi tidak harus bertemu fisik, terlebih di masa pandemi. “Kami dari jajaran Kepolisian menggunakan nurani juga. Menggunakan nurani dalam artian, mohon sekiranya kerja sama, masyarakat ini memahami bahwa Covid-19 ini memang ada,” ujar Iwan.

Editor: Eggi Paksha

Daerah