Jepang Pertimbangkan untuk Perpanjang Status Darurat Wilayah Tokyo

Ilustrasi. (foto istimewa)

Reporter: Aulia Zita

TVRINEWS, Jakarta

Pemerintah Jepang sedang mempertimbangkan perpanjangan keadaan darurat untuk Tokyo dan daerah perkotaan besar lainnya yang tadinya dijadwalkan berakhir pada 11 Mei. Sebelumnya Jepang telah menempatkan prefektur Tokyo, Osaka, Kyoto dan Hyogo dalam keadaan darurat selama17 hari mulai 25 April lalu sebagai upaya untuk mengendalikan infeksi virus korona.

Yomiuri pada Rabu (5/5/2021) mengabarkan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga akan bertemu dengan Menteri Ekonomi, Menteri Kesehatan, dan Menteri Kabinet terkait lainnya pada Rabu untuk membahas perpanjangan tersebut.

Rencana perpanjangan pembatasan darurat tiga bulan menjelang Olimpiade Tokyo memunculkan kekhawatiran apakah acara internasional tersebut tetap dapat berjalan sesuai  rencana. Sebelumnya sejumlah gubernur prefektur Jepang menyatakan kesetujuan mereka bahwa Olimpiade Tokyo harus ditunda lagi atau dibatalkan langsung jika lonjakan kasus virus korona saat ini tidak dapat dikendalikan.

Dikutip dari Mainichi (4/5/2021), sembilan dari 47 gubernur prefektur Jepang mengatakan pembatalan Olimpiade harus menjadi pilihan jika keselamatan atlet, penonton, dan anggota masyarakat tidak dapat dijamin. Sedangkan sebagian besar gubernur lainnya berharap pemerintah dan penyelenggara dapat menerapkan tindakan pencegahan yang memadai agar Olimpiade dapat berjalan dengan aman.

Editor: Eggi Paksha

 

Daerah