Kampung Blekok, Dari Kumuh jadi Desa Wisata Terbaik

Penulis: Puji Anugerah

TVRINews, Situbondo

Enam Desa Wisata di Jawa Timur masuk dalam 50 Desa Wisata terbaik Indonesia Bangkit dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia. Salah satunya adalah Kampung Blekok di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo.  

Kampung Blekok berada di pesisir pantai dengan bentang luas hutan bakau mencapai 27 hektar. Jaraknya sekitar 10 kilometer dari pusat Kota Situbondo.

Untuk masuk ke tempat wisata tersebut, pengunjung hanya membayar tiket Rp6.000, selebihnya pengunjung bebas menikmati keindahan Kampung Blekok dengan panorama matahari terbenam yang sangat indah.

Kampung Blekok merupakan tempat wisata yang juga menjadi Kawasan Konservasi. Selain budi daya tanaman Mangrove atau Bakau, Kampung Blekok menjadi habitat alami burung air.

Ada ribuan burung air dari berbagai jenis yang bersarang di Kampung Blekok ini. Mulai dari Blekok Sawah, Kuntul Kecil, Kuntul Kerbau, Kowak Malam Abu, Cangak Abu, Cangak Merah dan Kokokan Laut.

Kampung Blekok awalnya adalah daerah kumuh yang tidak terpikirkan untuk menjadi kawasan indah. Namun oleh warga setempat, dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Situbondo, Kampung Blekok berubah.Tidak ada lagi sampah yang berserakan.Yang ada hanya hamparan hutan Mangrove yang hijau dan rindang.

Saat ini, Kampung Blekok ditetapkan menjadi 50 Desa Wisata terbaik Indonesia Bangkit. Penghargaan bergengsi ini diraih dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia pada akhir Agustus 2021.

Pihak pengelola berharap agar penghargaan ini menjadi pemicu sekaligus penyemangat untuk menciptakan Kampung Blekok yang lebih baik.  Sebuah kampung yang berwawasan lingkungan, sehat, dan bangkit dari pandemi Covid-19.

 

Editor: Dadan Hardian

Daerah