Kapasitas Meningkat dan Area Khusus bagi Pelaku UMKM di Bandara Silangit

Ilustrasi. (foto istimewa)

Penulis: Eggi Paksha

TVRINews, Jakarta                                                                                           

Untuk mendukung sektor pariwisata di Sumatera Utara yang memiliki destinasi wisata Danau Toba, Bandara Silangi terus dlakukan pengembangan.

Dirut PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin, mengatakan pihaknya telah melakukan peningkatan kapasitas penumpang menjadi 700.000 per tahun. Sebelumnya, Bandara Silangit hanya bisa menampung sekitar 300.000 penumpang per tahunnya.

Tak hanya itu, perseroan juga melakukan peningkatan kapasitas apron atau parkir pesawat. Saat ini, pesawat dapat menampung enam pesawat sejenis Boeing 737-800 NG, dari sebelumnya hanya tiga pesawat. “Bandara Silangit adalah bandara yang paling dekat dengan Danau Toba. Dengan kata lain, Bandara Silangit merupakan pintu utama bagi wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara untuk dapat langsung menuju kawasan Danau Toba. Pengembangan terus dilakukan secara berkelanjutan di bandara ini,” ujarnya dalam keterangan, Selasa (23/2/2021).

Selain peningkatan kapasitas, BUMN yang bergerak di bidang operator Bandara itu juga menyiapkan area khusus bagi para pelaku UMKM. Alhasil, para penumpang dapat melihat langsung produk UMKM di terminal kedatangan.

“Ketika baru mendarat, penumpang dapat melihat berbagai produk lokal dari pelaku kreatif dan UMKM Danau Toba di terminal kedatangan. Bank Indonesia bersama AP II menyiapkan lokasi untuk gallery atau booth sebagai etalase produk-produk lokal, yang dilengkapi juga dengan QR Code untuk menginformasikan mengenai platform digital untuk membeli produk tersebut. Jadi, ini merupakan bentuk dari kombinasi offline dan online dalam pengembangan pelaku kreatif dan UMKM setempat,” jelasnya. 

Muhammad menambahkan dengan adanya both khusus atau area khusus ini diharapkan bisa membantu mempromosikan produk UMKM ke wisatawan mancanegara maupun dalam negeri.

Editor: Eggi Paksha