Kasus Covid 19 Meningkat, Papua Lakukan Pembatasan Akses Mulai 1 Hingga 28 Agustus

Penulis: Hesty Kere

TVRINews, Papua

Pemerintah Provinsi Papua terpaksa melakukan lockdown menyusul meningkatnya kasus Covid-19, karena telah masuk varian delta. 

Seperti dijelaskan Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Provinsi  Papua Doren Wakerkwa usai menggelar rapat bersama OPD dipimpin Gubernur Papua Lukas Enembe.  Rabu (21/7/2021) di Jayapura. 

Pertemuan yang digelar ini membahas arahan Presiden Joko Widodo, terkait dengan penanganan Covid-19 di seluruh Indonesia.Termasuk langkah-langkah apa yang akan diambil pemerintah, dikarenakan semakin hari angkanya meningkat tajam dan menyebar di manapun. 

“Kita akan lockdown tanggal 1 Agustus-28   Agustus,”terangnya. 

Sambil melaksanakan lockdown di Provinsi Papua, pemerintah daerah setempat bersama Forkopimda juga bupati dan walikota harus melaksanakan kegiatan suntik vaksin. 

“Vaksin harus dilaksanakan pada saat kita lakukan lockdown tanggal 1-28 Agustus,”terangnya. 

Dijelaskannya lockdown yang dilakukan Pemerintah Provinsi ada dua, yakni ypertama adalah lockdown di wilayah laut dan di wilayah udara. 

“Pak Gubernur sampaikan bahwa dalam hal penerbangan ini, masyarakat umum yang hendak datang ke Papua sebaiknya tidak usah datang. Akan tetapi untuk kepentingan yang strategis misalnya kegiatan pelaksanaan PON XX dan Perparnas diijinkan datang. Akan tetapi masyarakat umum yang datang dari Jakarta atau daerah lain ke Papua dan aebaliknya tidak diperbolehkan,”tukasnya.

Lanjutnya untuk sementara sampai dengan tanggal 28 Agustus kita sama -sama tinggal di rumah dulu dan tidak boleh ke sana kemari.

“Itu yang gubernur sampaikan,” ujar Doren.

 


Editor: Dadan Hardian

Daerah