Kemenhub Siapkan Layanan GeNose C19 di Pelabuhan dan Bandara 

Luhut mencoba layanan GeNose C19. (foto istimewa)

Penulis: Agus S. Riyanto

TVRINews, Jakarta                                                                                           

Layanan GeNose C19 sudah diterapkan di delapan stasiun kereta api. Layanan bagi calon penumpang untuk mendeteksi virus Covid-19 ini akan diadakan lagi di 44 stasiun di Jawa dan Sumatera.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga sedang merencanakan layanan GeNose C19 bagi calon penumpang transportasi laut dan udara. Untuk mempersiapkannya, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi bertemu dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan serta Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Turut serta dalam pertemuan itu peneliti dari Universitas Gadjah Mada yang menciptakan GeNose C19. “Di stasiun kereta api, animo masyarakat untuk menggunakan GeNose C19 sangat bagus. Saat ini, para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose C19,” kata Budi.

Penerapan GeNose C19 di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapat akses terhadap alat pendeteksi (screening) Covid-19 yang lebih terjangkau, sehingga dapat mengurangi potensi penularan saat mereka menggunakan transportasi umum.

Rencananya, deteksi dengan GeNose C19 diterapkan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada akhir minggu ini secara acak terhadap calon penumpang kapal. Adapun untuk sektor udara, penerapannya akan dimulai pada 1 April mendatang karena ada beberapa hal yang harus dibahas lebih lanjut secara teknis operasional.

Budi melanjutkan, penerapan pemeriksaan melalui GeNose C19 di sektor kereta api bisa menjadi pembelajaran yang baik bagi para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara. Dia juga meminta Direktur Jenderal Perhubungan Udara dan Laut mempersiapkan mekanismenya agar sesuai dengan regulasi yang ada di kedua sektor tersebut.

Muhadjir mengatakan sangat mendukung kehadiran GeNose C19 sebagai alternatif alat deteksi Covid-19 yang digunakan di simpul-simpul transportasi. “Semoga ke depan dapat diproduksi secara massal dan terus dikembangkan sehingga tingkat akurasinya makin meningkat. Kita akan terus memperbanyak penggunaan GeNose C19 untuk kepentingan pelayanan publik. Tidak hanya untuk perjalanan, tapi juga bisa digunakan di tempat lain yang sangat membutuhkan,” ucapnya.

Hal senada diutarakan Luhut Pandjaitan, yang mendukung penuh penerapan GeNose C19. “Saya menyetujui seluruh simpul transportasi menggunakan GeNose C19 sebagai salah satu alternatif alat pengecekan terhadap Covid-19, tapi kualitas GeNose C19 ini harus terus ditingkatkan,” tuturnya.

Editor: Eggi Paksha/Agus S. Riyanto

Daerah