Kepala BPS Sebut Meningkatnya Impor Sebesar 55,26 persen Dari Tahun 2020

Penulis: Rahmat Fatahillah Ilham

TVRINews, Jakarta

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono menjelaskan nilai impor pada Agustus 2021 ini mencapai USD16,68 miliar. Naik sebesar 10,35 persen dibandingkan dengan bulan Juli 2021. Sedangkan migas meningkat 14,74 persen dan non migas meningkat 9,76 persen.

"Impor kita yang mencapai USD16,68 miliar jika dibandingkan dengan bulan Agustus 2020 itu mengalami peningkatan sebesar 55,26 persen," ucap Margo Yuwono dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (15/09/2021).

Adapun migas dan non migas juga meningkat sebesar 115,75 persen dan non migas nya meningkat 49,30 persen dibandingkan Agustus 2020.

Ia menambahkan perkembangan impor secara tahunan dibandingkan tahun 2020 cukup bagus, impor konsumsi meningkat 58,23 persen, impor bahan baku meningkat 59,59 persen dan impor barang modal meningkat 34,56 persen. 

"Struktur impor menurut penggunaan barang dari bahan baku mencapai 74,20%, ini artinya permintaan industri cukup bagus dan menggambarkan perkembangan ekonomi di bulan Agustus ini cukup bagus," ujar Kepala Badan Statistik. 

Selanjutnya, pangsa impor non migas pada Agustus di tahun 2021 ini masih tergantung dari Tiongkok, yaitu sebesar USD4,96 juta atau 33,87 persen.

Dikelompokkan berdasarkan negara, Asean mengimpor sebesar USD2,30 miliar setara dengan 15,73 persen, sedangkan Uni Eropa mengimpor sebesar USD0,92 miliar setara dengan 6,29 persen.

"Secara kumulatif perbandingan impor migas dari Januari- Agustus 2020 dan 2021, secara kumulatif total impor di Januari - Agustus 2021 sebesar USD122, 83 miliar naik 33,36 persen dari tahun 2020. Sedangkan impor non migas dari Januari - Agustus 2021 tercatat USD107,48 miliar naik 30,01 persen dari tahun 2020," kata Margo Yuwono

 

Editor: Dadan Hardian

Daerah