KPK Perpanjang Masa Tahanan RJ Lino

Reporter : Nur Khabibi

TVRINews, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi memperpanjang masa tahanan terdakwa dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tiga buah quay container cran (QCC). Perpanjangan dilakukan selama 40 hari ke depan.

"Tim penyidik memperpanjang masa penahanan tersangka Richard Joost Lino untuk 40 hari terhitung sejak tanggal 15 April 2021 sampai dengan 24 Mei 2021," kata pelaksana tugas uru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

Perpanjangan penahanan menurut Ali untuk kepentingan penyidikan. Untuk penahanan RJ Lino dibui di rumah tahanan KPK Cabang Gedung Merah Putih.

Dalam pemeriksaan sebelumnya RJ Lino mengklaim pembelian crane dapat menguntungkan Negara. Dengan menunjuk langsung vendor akan mendapatkan harga yang lebih murah daripada menggelar lelang.

"Saya nggak tahu kalau bagian keuntungan, mereka nggak hitung. Crane yang saya beli, penunjukan langsung ya 2010 itu harganya lebih murah USD 500 ribu, daripada lelang tahun 2012," kata RJ Lino saat sesudah pemeriksaan di gedung KPK, Senin (29/3/2021).

"Seharusnya kalau mau dikonversi ya konsiderasi, sehingga saya buat keputusan 2010 itu sangat menguntungkan negara dibandingkan dengan 2012 yang 500 ribu dolar," sambungnya.

Berdasarkan laporan audit investigatif BPKP tahun 2010 Nomor: LHAI-244/D6.02/2011 pada 18 Maret 2011, karena perkara ini Negara merugi Rp50,03 miliar. Selain itu RJ Lino diduga menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain atau korporasi dalam pengadaan tiga unit  quay container crane pada 2010.

 

 

Editor : Dadan Hardian

Daerah