KPK Tetapkan Enam Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Dirjen Pajak

Reporter: Nur Khabibi

TVRINews, Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap di Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016 dan 2017.

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan penetapan enam tersangka setelah melakukan pengumpulan informasi dan data, serta ditemukan bukti yang cukup. Pada Februari 2021 KPK meningkatkan status perkara ini dari penyelidikan menjadi penyidikan dan menetapkan enam orang tersangka.

"APA (Angin Prayitno Aji) Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak tahun 2016-2019, DR (Dadan Ramdani) Kepala Subdirektorat Kerjasama dan Dukungan Pemeriksaan pada Direktorat Jenderal Pajak, RAR (Ryan Ahmad Ronas) Konsultan Pajak, AIM (Aulia Imran Maghribi) Konsultan Pajak, VL (Veronika Lindawati) Kuasa Wajib Pajak, dan AS (Agus Susetyo) Konsultan Pajak," kata Firli saat jumpa wartawan, Selasa (4/5/2021).

Namun dari enam tersangka hanya Angin Aji Prayitno yang berdiri dengan menggunakan rompi oranye saat jumpa wartawan.

Selanjutnya KPK menahan Angin selama 20 hari ke depan sejak empat Mei 2021 sampai 
dengan 23 Mei 2021 di rumah tahanan KPK Gedung Merah Putih.

Atas perbuatannya, Angin Prayitno Adji dan Dadan Ramdani disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana. 

Sedangkan Ryan Ahmad Ronas, Aulia Imran Maghribi, Veronika Lindawati, dan Agus Susetyo disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana.

 

Editor: Dadan Hardian

Daerah