Menteri Pertanian Komitmen Maksimalkan Potensi Tanaman Porang dan Sarang Burung Walet

Reporter: Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta

Tanaman Porang kembali menjadi perhatian karena memiliki nilai jual tinggi. Hal yang menjadikannya banyak diminati para petani ialah tawaran keuntungan yang menjanjikan, bahkan hingga mencapai miliaran rupiah.

Selain itu pemerintah juga memaksimalkan potensi ekspor sarang burung walet. Hal itu tidak lain karena banyaknya peminat komoditas tersebut di luar negeri serta harga jual yang tinggi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Kementerian Pertanian berkomitmen untuk terus memaksimalkan budidaya tanaman porang hingga hilirisasi. Serangkaian proses tersebut dilakukan dengan bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan.

Lebih jauh Syahrul mengatakan bahwa potensi komoditas porang di Tanah Air cukup besar. Hal itu lantaran banyak petani porang yang tersebar di Indonesia.

“Dan porang menjadi salah satu komoditi indonesia yang diminati dunia dan sarang burung walet pun seperti itu,” kata Syahrul Yasin Limpo dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (4/5/2021).

“Oleh karena itu kita akan segera mengembangkan sesuai dengan petunjuk presiden, mengakselerasi lebih kuat dari hulu ke hilir, terutama dari mempersiapkan dan melakukan,” lanjut dia.

Untuk itu, Syahrul telah menyiapkan beberapa langkah untuk memaksimalkan produksi dari komoditas tersebut. Pertama adalah mengasistensi atau melakukan pembinaan teknis bagi para petani porang maupun petani sarang burung walet.

Kedua adalah mengelompokkan daerah serta produsen dari komoditas seperti porang, khususnya burung walet.

“Kalau burung walet itu tentu berkait dengan rumah walet, kemudian prosesing awal walet dan rumah prosesing akhir dan rumah prosesing akhir untuk sampai pada proses-proses industrinya,” kata Syahrul.

Selain itu, setiap prosesnya harus berpihak pada rakyat serta meminimalisir regulasi yang berbelit. Hal itu, kata dia, sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

“Mentan akan bersama-sama dengan Mendag (Menteri Perdagangan) sepenuhnya berupaya secara maksimal memberikan ruang bagi petani porang dan tentu petani rumah burung walet. Besok kita mendapatkan nilai-nilai ekspor yang lebih banyak bagi kepentingan negeri dan kepentingan rakyat,” pungkasnya.


Editor: Dadan Hardian

Daerah