Pekerja Asing Bisa Terima Vaksinasi Gotong Royong

Reporter: Christhoper N.Raja

TVRINews, Jakarta

Pemerintah telah menerima total 482.400 dosis vaksin Sinopharm. Vaksin ini nantinya akan digunakan sebagai vaksin gotong royong. Program vaksinasi gotong royong ini diharapkan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

Saat ini teknis program vaksinasi gotong royong digodok oleh Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan PT Bio Farma (Persero). Selain menggunakan vaksin Sinopharm, program vaksinasi gotong royong juga kemungkinan memakai vaksin CanSino sebanyak lima juta dosis.

“Presiden Joko Widodo juga memberikan izin kepada pekerja asing yang memiliki KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) atau KITAP/ITAP (Kartu) Izin Tinggal Tetap) untuk mendapat vaksin dalam skema gotong royong,” kata Wiku Adisasmito Koordinator Tim Pakar dan juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19. 

Vaksinasi Gotong Royong adalah vaksin yang dibeli oleh perusahaan atau badan hukum/Badan Usaha yang diberikan secara gratis bagi karyawan atau karyawati atau keluarga karyawan dan karyawati di perusahaan tersebut. Vaksinasi ini tidak berlaku untuk vaksinasi perorangan.

Pengadaan vaksin Gotong Royong tidak menjadi tanggung jawab Kementerian Kesehatan. Proses ini menjadi tanggung jawab Kementerian BUMN dan PT Bio farma. Sementara untuk proses distribusinya menjadi tanggung jawab PT Bio farma ke fasilitas pelayanan kesehatan milik swasta yang sudah ditunjuk perusahaan tersebut. Tentunya dalam pelaksanaan harus berkoordinasi dengan dinas kesehatan kab/kota atau provinsi setempat.

 

Editor:Agus S.Riyanto

Daerah