Pemerintah Gelontorkan Rp4,01 Triliun Dana Desa Bantu Masyarakat untuk PPKM Darurat

Penulis:Naufal Lanten

TVRINews, Jakarta 

Pemerintah menggunakan dana desa untuk mendukung Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di desa. 

Menteri Des, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (PDTT) , Abdul Halim Iskandar mencatat, hingga 19 Juni 2021, dana desa yang digunakan untuk kegiatan PPKM di desa mencapai Rp4,01 Triliun.

"Pemerintah desa melakukan penyesuaian APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) untuk kegiatan ini (PPKM). Pendamping desa dalam hal ini, mendampingi musyawarah desa agar dana desa yang dikeluarkan untuk kegiatan ini dapat dipertanggungjawabkan," kata Abdul Halim dalam keterangannya, Kamis (22/7/2021).

Sementara per tanggal 19 Juli 2021, dana desa telah cair sebanyak Rp30,31 Triliun kepada 70.315 desa atau setara dengan 94 persen desa. 

Pria yang akrab disapa Gus Halim ini mengatakan dana desa tersebut dimaksimalkan untuk tiga hal, yakni Bantuan Langsung Tunai (BLT), kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dan kegiatan Desa Lawan Covid -19.

Ia menambahkan tiga hal utama penggunaan dana desa tersebut adalah upaya untuk dapat menekan penyebaran Covid -19 di desa, sekaligus memastikan warga desa terdampak Covid -19 terbantu secara ekonomi.

"Saya ingatkan betul kepada seluruh desa, bahwa dana desa ini adalah APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Dan APBN hari ini fokus untuk penanganan Covid 19," tuturnya.

Menteri Desa juga mengingatkan seluruh pendamping desa untuk terus mendampingi desa terkait penganggaran dan pelaksanaan program dana desa, pelaksanaan pos jaga desa, pemantauan ruang isolasi desa, hingga proses vaksinasi warga desa.

"Jangan lupa kepada pendamping desa bersama-sama dengan perangkat desa, untuk terus menerus mengingatkan semua warga agar taat protokol kesehatan, untuk selalu menggunakan masker," ujar Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

 

Editor: Dadan Hardian

Daerah